Terjepit Antara Klan Soekarno, Partai dan Kepentingan Nasional, Megawati Dilema

Prof. Dr. Hj. Megawati Soekarnoputri – Presiden ke V Republik Indonesia (Foto: Pdiperjuangan.id)
0 0
Read Time:2 Minute, 34 Second

Megawati Soekarnoputri seorang matriark dari Partai Demokrasi Indonesia Pejuangan (PDI-P), tengah mengalami dilema dalam memilih nominasi partai dalam pelaksanaan pemilihan presiden tahun 2024 mendatang. Pilihan ideal pada dasarnya merupakan suatu kandidat yang akan memenangkan pemilu dengan membawa partai ke tingkat yang lebih tinggi dan mempertahankan kekuasaan dinasti Soekarno ke dunia politik di Indonesia.

Melansir dari laman Thejakartapost.com, Sayangnya, Megawati mungkin tidak menemukan kandidat ideal terkait ketiga calon yang akan mengikuti Pemilu 2024. Situasi terombang-ambing antara melindungi kepentingan klan, partai dan bangsa, Megawati memungkinkan akhirnya harus mengorbankan salah satu atau dua dari kepentingan yang nantinya akan diambil. Pilihan yang salah akan dapat berujung kehilangan ketiganya. Pilihan yang nantinya akan diputuskan dapat bermuara pada dua nama, yakni Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Ketua DPR, Puan Maharani selaku putrinya sendiri.

Ketua DPR RI Puan Maharani Sekaligus Putri dari Megawati Soekarno Putri (Foto: Twitter.com/puanmaharani_ri)

Megawati tengah dalam proses menghindari banyaknya tekanan dari dalam partai dengan memikirkan untuk menentukan keputusannya, karena dua tokoh sekaligus kandidat yang akan menjabat tengah menyatakan pencalonan mereka dan mulai menggalang dukungan dengan mengadakan banyak agenda kampanye di tengah masyarakat.

Partai PDI-P merupakan satu-satunya partai politik yang memiliki hak otomatis dalam mencalonkan kandidat presiden dan wakil presidennya. Presentase sebesar 20 persen merupakan berasal dari kursi DPR itu sendiri. Sedangkan untuk partai yang lainnya, harus membentuk aliansi guna memenuhi ambang batas dalam mengajukan kandidat mereka. Sebagai ketua umum dari Partai PDI-P, Megawati tengah memastikan bahwa dia memiliki kekuasaan yang tunggal tanpa adanya sangkut paut apapun dalam menamai kandidat partai.

Sebagai Ibu dari Puan Maharani sendiri, Megawati jelas ingin memberikan tiket kepada sang putrinya yang berusia 49 tahun untuk melanjutkan tradisi keluarga dalam memimpin negara. Megawati sendiri merupakan putri presiden pertama Indonesia Soekarno yang menjabat dan memimpin negara dari 1945 hingga 1966. Terlebih, Megawati sendiri merupakan pernah menjabat sebagai presiden dari 2001 hingga 2004. Di usianya yang menginjak 75 tahun ini, Megawati harus menghadapi banyak tekanan untuk mundur dari kepemimpinan partai dan memberi jalan bagi penerus pemimpin yang lebih muda.

Puan Maharani, Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto Dalam Acara HUT RI ke-77 (Foto: Twitter.com/puanmaharani_ri)

Dilansir dari laman Thejakartapost.com, sumber lain juga menyatakan bahwa Megawati masih dalam dilema yang cukup serius terkait keputusan dalam mencalonkan putrinya, Puan Maharani. Alasannya ialah mengenai ketidakmungkinan untuk dapat melakukan lagi pencalonan dalam menjabat negara dikarenakan faktor usianya pada tahun 2029. Faktor lainnya dianggap ada pada peluang Puan Maharani bagaimana pemilihan presiden yang mendatang tidak bisa diikuti oleh kandidat pertahanan.

Di sisi lain, Anies dan Prabowo telah secara terbuka menyatakan niat mereka untuk mencalonkan diri meskipun mereka belum bisa memastikan dalam mendapatkan tiket. Pada saat Ganjar mengumumkan dirinya pada Minggu lalu untuk siap mencalonkan diri, Ganjar turut mendapatkan teguran oleh PDI-P mengenai sikap menentang terhadap garis partai dengan tidak menyebutkan nama kandidat sampai Megawati angkat suara terhadap hal tersebut. Tidak hanya Ganjar, melainkan walikota Surakarta, Jawa Tengah, F.X. Hadi Ruyatmo diberikan tindakan dan peringatan terakhir untuk tidak memberikan suara mengenai mendukung pencalonan Ganjar Pranowo pada Pemilu 2024, melainkan harus mengutarakan pemberian rasa kesetaraan dan keadilan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today