Setidaknya 19 orang tewas, sejak Minggu (6/111/2022) setelah penerbangan komersial yang dioperasikan oleh Precision Air jatuh di Danau Victoria Tanzia.
Penerbangan pesawat Precision Air mulai lepas landas dari Kota Dar es Salaam menuju Kota Bukoba sebelum jatuh ke Danau Victoria Tanzia. Kecelakaan tersebut terjadi pada saat pesawat tengah mendekati bandara untuk mendarat.
เกิดเหตุเครื่องบินโดยสาร สายการบิน Precision Air ของแทนซาเนีย ตกลงไปในทะเลสาบวิกตอเรีย ขณะพยายามร่อนลงจอดที่สนามบิน
— Walairak_PPTV (@walairak_ch) November 6, 2022
เบื้องต้น ช่วย ผดส.ขึ้นจากน้ำได้แล้ว 20 คน จากทั้งหมด 49 คน
https://t.co/yZ6KnpQMA6
Dilansir dari Tribunnews.com, Precision Air adalah maskapai Tanzania yang berbasis di Dar Es Salaam. Dikabarkan Precision Air membawa penumpang sebanyak 43 orang yang berada dalam penerbangan tersebut, termasuk 39 orang di antaranya penumpang dan 4 orang awak.
Proses operasi penyelamatan Precision Air pun berlangsung dramatis, saat tim gabungan penyelamatan datang di tempat kejadian. Badan pesawat nyaris tenggelam dan yang terlihat hanya bagian ekor, sementara di kanan kirinya tampak tim penyelamat dan perahu-perahu nelayan.
Sementara itu, komandan polisis Kagera William Mwampaghale mengatakan tempat kejadian “semuanya saat ini terkendali”.
Notice to the public. pic.twitter.com/i4T6ZXg8Mx
— Precision Air (@PrecisionAirTz) November 6, 2022
“Operasi penyelamatan sedang berlangsung, kami sejauh ini telah menyelamatkan beberapa orang korban dan pada akhirnya kami akan memastikan bahwa kami telah menyelamatkan semua orang dan mengeluarkan pesawat dari Precision Air. Mereka yang telah diselamatkan telah dibawa ke rumah sakit rujukan kami” katanya.
Presiden Tanzia melalui media sosial Twitter-nya menyerukan ketenangan, sementara tim penyelamatan terus bekerja di lokasi pesawat Precision Air jatuh.
“Saya telah menerima dengan sedih informasi jatuhnya penerbangan Precision Air di Danau Victoria, di wilayah Kagera,” tulis Presiden Samia Suluhu Hassan di Twitter.
Notice to the public pic.twitter.com/QvdMGeMynq
— Precision Air (@PrecisionAirTz) November 6, 2022
Presiden Tanzia, Samia Suluhu Hassan menyampaikan belasungkawa kepada semua orang yang terkena dampak (korban) pada insiden ini, dan meminta “tetap tenang saat operasi penyelamatan berlanjut dan kita berdoa kepada Tuhan untuk membantu kita.”
Perdana Menteri Tanzania, Kassim Majaliwa, mengunjungi lokasi kejadian dan menyatakan akan segera dilakukan investigasi untuk mengetahui apa persisnya penyebab jatuhnya pesawat. “Kami masih mengidentifikasi jenazah, namun besar kemungkinan pilot telah meninggal dunia,” katanya. (Ukthi Muthi’ah)






