Kisah cinta guru dengan murid mungkin sudah biasa. Namun, hubungan kasih seorang guru wanita dengan murid perempuan di India bikin geleng-geleng kepala.
Kisahnya, seorang guru perempuan di sebuah sekolah di Rajasthan, India, telah menjalani operasi ganti kelamin untuk menikahi gadis yang pernah menjadi siswinya. Mereka mengaku saling jatuh cinta. Pernikahan berlangsung pada hari Minggu lalu. Meera, seorang guru pendidikan jasmani di Bharatpur, jatuh cinta pada siswinya; Kalpana Fouzdar, dan menjalani operasi ganti kelamin agar bisa menikahinya.
“Semuanya adil dalam cinta dan itulah mengapa saya mengubah jenis kelamin saya,” kata Meera, yang sekarang berganti nama menjadi Aarav Kuntal, kepada wartawan.
Meera bertemu Kalpana saat pelajaran pendidikan jasmani di sekolah. Kalpana merupakan pemain kabaddi di tingkat negara bagian dan dilaporkan akan melakukan perjalanan ke Dubai untuk turnamen kabaddi internasional pada bulan Januari tahun depan. Aarav mengatakan dia jatuh cinta dengan Kalpana selama interaksi mereka di taman bermain sekolah, tetapi dia selalu ingin menjadi laki-laki.

“Saya lahir perempuan tapi saya selalu berpikir saya laki-laki. Saya selalu ingin menjalani operasi untuk mengubah jenis kelamin saya. Saya menjalani operasi pertama saya pada Desember 2019,” katanya, seperti dikutip Sindonews.com, Rabu (9/11/2022).
Kalpana, sang mempelai wanita, mengatakan bahwa dia telah lama mencintai Aarav dan akan menikahinya meskipun Aarav tidak menjalani operasi. “Saya mencintainya sejak awal. Bahkan jika dia tidak melakukan operasi ini, saya akan menikahinya. Saya pergi bersamanya untuk operasi,” kata Kalpana. Pernikahan mereka, meskipun tidak konvensional dan masih jarang di India, telah diterima oleh orang tua mereka.
Sementara Kalpana mengaku jika mereka saling mencintai. Namun, karena berhubungan sesama jenis, mereka kesulitan untuk mengungkapkan kasih sayang ketika berada di ruang publik. Hal itu pula yang mendasari Meera Kuntal melakukan operasi kelamin dan mengubah nama menjadi Aarav Kuntal. Namun, Kalpana mengaku akan tetap menikahi gurunya itu meski tidak melakukan operasi kelamin. Mereka menikah pada 4 November lalu dengan restu dari kedua keluarga.






