Jelang Liburan Nataru, Pertamina Tingkatkan Pengawasan di SPBU

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mulai menggalakkan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). (Source: Dokumen Pertamina)
0 0
Read Time:2 Minute, 5 Second

Pada hari Jumat, 22 November 2024, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mulai menggalakkan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Provinsi Jawa Tengah serta Daerah Istimewa Yogyakarta.

Diketahui bahwa sidak ini dilakukan tidak lama setelah terungkapnya empat SPBU di Yogyakarta yang terindikasi telah melakukan rekayasa takaran bahan bakar kepada konsumen.

Dilansir dari tempo.co, empat SPBU yang kini telah ditutup tersebut melakukan kecurangan dengan cara menambahkan sebuah alat yang dapat mengurangi takaran jumlah bahan bakar sehingga tidak sesuai pembelian.

“Sidak ini untuk melakukan pengecekan uji tera di SPBU jelang libur Nataru (Natal 2024 dan Tahun Baru 2025),” kata Executive General Manager PT Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Aribawa di Yogyakarta, dikutip dari tempo.co.

Sidak ini dilakukan tidak lama setelah terungkapnya empat SPBU di Yogyakarta yang terindikasi telah melakukan rekayasa takaran bahan bakar. (Source: jurnalekbis.com)

Aribawa mengatakan bahwa uji tera yang tengah dilakukan ini merupakan pengujian kinerja alat ukur pada mesin di SPBU.

Pengujian tera ini diharapkan dapat memastikan bahwa takaran SPBU benar saat melayani masyarakat serta sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Dari hasil sidak ini kami ingin pastikan semua SPBU memiliki takaran tera yang pas, apakah sesuai ketentuan dan dalam kondisi prima untuk melayani pelanggan,” ujarnya, dilansir dari tempo.co.

Berdasarkan beberapa sampel dari SPBU yang telah diinspeksi, Aribawa menyatakan bahwa belum ditemukannya indikasi terkait kecurangan ataupun hal mencurigakan lain.

“Semua sampel SPBU yang kami periksa sejauh ini aman, tidak ada masalah,” kata dia, dikutip dari tempo.co.

Pada awalnya, dalam sidak yang dilakukan oleh Pertamina bersama dengan Metrologi, ditemukan adanya empat SPBU di Yogyakarta yang melakukan kecurangan.

Diketahui bahwa empat SPBU yang melakukan kecurangan tersebut, selain diberhentikan operasionalnya juga dilakukan pembinaan.

Dikabarkan bahwa SPBU yang dilakukan pembinaan yakni SPBU 44.555.08 Jalan Kaliurang Km 9, SPBU 44.552.10 Janti, SPBU 44.552.15 Tugu, serta SPBU 44.552.09 Kentungan.

“Konsumen yang ingin membeli BBM agar dapat membeli dari SPBU terdekat,” kata dia, dalam laman tempo.co. Pembinaan yang dilakukan adalah penutupan SPBU itu hingga waktu yang belum dapat ditentukan.

Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah tengah melakukan koordinasi terkait pengelolaan operasional SPBU tersebut ke depan agar dapat melayani konsumen dengan baik dan sesuai standar yang berlaku.

Aribawa mengungkapkan bahwa momen libur nataru merupakan salah satu momen masyarakat untuk melakukan perjalanan liburan. Biasanya dalam momen ini juga beriringan dengan libur sekolah.

“Sehingga kami sejak dini bersiap dengan menyiapkan SPBU agar prima ketika masyarakat membeli BBM,” ujarnya, dikutip dari tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today