Serangan Israel di Sekitar Rumah Sakit Gaza Mengakibatkan Tewasnya Lima Jurnalis

Lima jurnalis dikabarkan telah tewas dalam serangan yang diluncurkan oleh Israel di sekitar sebuah rumah sakit di Gaza tengah. (Source: REUTERS/Khamis Said)
0 0
Read Time:1 Minute, 40 Second

Berdasarkan informasi dari otoritas palestina dan laporan media, dikabarkan lima jurnalis telah tewas dalam serangan yang diluncurkan oleh Israel di sekitar sebuah rumah sakit di Gaza tengah.

Menurut laporan Anas al-Sharif dari Al Jazeera, pada hari Kamis pagi, 26 Desember 2024, para jurnalis yang diketahui berasal dari saluran Al-Quds Today tengah melakukan liputan sebuah kejadian di dekat Rumah Sakit al-Awda, di kamp pengungsi Nuseirat, pada saat van penyiaran yang mereka kendarai terkena oleh serangan udara Israel.

Dilansir dari tempo.co, potongan video kejadian yang ramai di media sosial menampakkan sebuah kendaraan tengah dilalap api.

Potongan video kejadian yang ramai di media sosial menampakkan sebuah kendaraan tengah dilalap api. (Source: REUTERS/Khamis Said)

Di dalam tangkapan layar yang diambil dari video tersebut, memperlihatkan sebuah van berwarna putih dengan tulisan “Press” berwarna merah besar terdapat pada bagian belakang kendaraan.

Dikabarkan bahwa para jurnalis yang meninggal dalam peristiwa tersebut adalah Fadi Hassouna, Ibrahim al-Sheikh Ali, Mohammed al-Ladah, Faisal Abu al-Qumsan serta Ayman al-Jadi.

Menurut laporan, Ayman al-Jadi tewas saat menunggu istrinya yang tengah melahirkan anak pertama mereka di rumah sakit.

Quds News Network mengungkapkan bahwa tim pertahanan sipil telah mengambil jenazah para korban serta melakukan pemadaman api di tempat kejadian.

Pihak militer Israel mengklaim bahwa pihaknya telah melakukan serangan “yang ditargetkan” terhadap sebuah kendaraan yang tengah membawa anggota Jihad Islam dan akan terus mengambil tindakan terhadap “organisasi teroris” di Gaza.

“Sebelum serangan itu, banyak langkah yang diambil untuk mengurangi kemungkinan merugikan warga sipil, termasuk penggunaan senjata presisi, observasi udara, dan informasi intelijen tambahan,” kata militer dalam sebuah postingan di X, dalam laman tempo.co.

Pada awal bulan ini, Komite Perlindungan Jurnalis atau CPJ, mengutuk tindakan pembunuhan yang dilakukan oleh Israel terhadap empat jurnalis Palestina dalam waktu seminggu, serta memberikan seruan kepada komunitas internasional agar dapat meminta pertanggungjawaban dari negara tersebut terkait serangannya terhadap media.

Menurut informasi dari CPJ, sejak 7 Oktober 2023, dilaporkan bahwa setidaknya 141 jurnalis tewas dan menjadi korban dalam perang Israel yang terjadi di Gaza.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today