Berpotensi Peroleh Dana hingga Rp 353,44 M, Saham Emiten Fore Coffee Diperdagangkan di BEI

Saham emiten PT Fore Kopi Indonesia Tbk akan mulai diperdagangkan di BEI. (Source: Ilustrasi/Wikimedia Commons/Firzafp)
0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

Pada hari Senin, 14 April 2025, saham emiten kedai kopi PT Fore Kopi Indonesia Tbk atau Fore Coffee akan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Awalnya, pada tanggal 8 sampai dengan 10 April 2025, Fore Coffee yang memiliki kode emiten FORE ini telah menyelesaikan penawaran umum.

Dilaporkan bahwa acara seremonial peluncuran saham Fore Coffe akan diselenggarakan di Gedung Bursa Efek Indonesia, pada hari Senin, 14 April 2025 pukul 08.45.

Pada tanggal 8 sampai dengan 10 April 2025, Fore Coffee telah menyelesaikan penawaran umum. (Source: Ilustrasi/Instagram)

“Dijadwalkan akan melantai di BEI pada Senin, 14 April 2025,” ujar Komisaris Utama Fore Coffee sekaligus Co-Founder dan Managing Partner East Ventures, Willson Cuaca, dalam keterangan resmi, 13 April 2025, dikutip dari tempo.co.

Dilansir dari tempo.co, Willson mengungkapkan bahwa antusiasme pasar terlihat tinggi pada saat masa penawaran umum tengah berlangsung.

Hal tersebut terbukti dengan jumlah pemesanan saham FORE yang diketahui telah mencapai kelebihan permintaan atau oversubscribe yang mencapai hingga 200,63 kali.

“Oversubscribe 200,63 kali dan jumlah investor sebanyak 114.873 investor, berdasarkan data hingga 10 April 2025 yang diunduh dari sistem e-IPO,” ujar Willson, dilansir dari tempo.co.

Dikabarkan bahwa initial public offering atau IPO yang telah ditetapkan oleh perusahaan tersebut dengan harga sebesar Rp 188 per lembar saham.

Dengan begitu, FORE memiliki potensi untuk memperoleh dana yang mencapai hingga Rp 353,44 miliar dari pelepasan 1,88 miliar lembar sahamnya.

William menjelaskan bahwa dana yang diperolehnya dari penawaran umum perdana saham FORE bakal digunakan untuk tiga keperluan utama.

Keperluan pertama yakni dana sebesar Rp 275 miliar bakal digunakan untuk melakukan perluasan terhadap jaringan outlet Fore Coffee.

“Dengan rencana membangun 140 outlet kopi baru di seluruh Indonesia secara bertahap dalam dua tahun ke depan,” kata dia, dalam laman tempo.co.

Keperluan kedua adalah dana hasil IPO sebesar Rp 60 miliar bakal digunakan oleh perusahaan untuk melakukan pengembangan terhadap bisnis, dengan cara membuka outlet donat baru melalui anak perusahaannya. Untuk keperluan ketiga yaitu dana sebesar Rp 18,44 miliar bakal didistribusikan untuk modal kerja.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today