Beberapa Makanan dan Minuman yang Dapat Menjadi Pemicu Terkenanya Kanker

Pola makan turut serta dalam memberikan peningkatan terhadap risiko terkenanya kanker. (Source: Ilustrasi/Unsplash.com/Jez Timms)
0 0
Read Time:2 Minute, 38 Second

Sampai dengan saat ini, kanker masih menjadi salah satu penyakit yang mengancam kesehatan global paling mematikan.

Diketahui bahwa selain terdapat faktor dari keturunan maupun kondisi lingkungan, gaya hidup, khususnya pola makan, turut serta dalam memberikan peningkatan terhadap risiko terkenanya kanker.

Sebagian besar masyarakat dunia tidak menyadari bahwa berbagai macam jenis makanan maupun minuman yang pengonsumsiannya dilakukan secara rutin, memiliki kandungan zat berbahaya yang dapat merangsang pertumbuhan daripada sel kanker tersebut.

Minuman beralkohol menjadi salah satu minuman yang dapat menjadi pemicu terkenanya kanker. (Source: Ilustrasi/Unsplash.com/Johann Trasch)

Dilansir dari tempo.co, berikut merupakan beberapa makanan serta minuman yang dapat memicu terkenanya kanker.

  • Daging olahan

Berdasarkan informasi yang dikutip dari PIK Hospital, daging olahan merupakan sebuah jenis daging yang telah diawetkan, yang di mana telah melalui proses pengasapan, penggaraman, pengawetan, atau pengalengan. Biasanya, daging olahan berasal dari daging merah, di antaranya meliputi sosis, bakso, hot dog, pepperoni, serta daging kaleng, yang umumnya terdapat bahan tambahan di dalamnya agar dapat memperpanjang masa penyimpanan. Pengonsumsian daging olahan dikaitkan dengan peningkatan pada risiko terkenanya kanker, khususnya kanker lambung serta usus.

  • Minuman beralkohol

Dikabarkan bahwa alkohol pada saat berada di dalam tubuh bakal diubah menjadi asetaldehida, yakni senyawa yang bisa memberikan kerusakan pada sel DNA serta memiliki potensi untuk memicu terjadinya kanker. Semakin banyak pengonsumsian alkohol, maka semakin besar juga risiko untuk terkenanya berbagai macam jenis kanker, meliputi di antaranya adalah kanker usus besar, payudara, serta hati.

  • Minuman manis dan bersoda

Walaupun belum terdapat bukti yang mengatakan bahwa gula secara langsung dapat mengakibatkan kanker, namun konsumsi minuman manis dapat menyebabkan obesitas yang menjadi faktor risiko terkenanya berbagai macam jenis kanker. Agar dapat menurunkan risiko terserangnya penyakit kanker, maka penting untuk menjalani pola hidup sehat serta menghindari pengonsumsian makanan maupun minuman yang menjadi pemicu dari penyakit tersebut.

Melakukan pengonsumsian terhadap makanan yang di dalamnya memiliki kandungan kaya akan serat serta antioksidan, rutin berolahraga, berhenti merokok, dan memeriksa kesehatan secara berkala merupakan sejumlah langkah efektif yang dapat diterapkan untuk mencegah kanker.

  • Daging merah

Menurut informasi yang dikutip dari Medical News Today, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, mengklasifikasikan daging merah ke dalam kelompok 2A, yang di mana artinya “kemungkinan bersifat karsinogenik” untuk manusia. Karsinogen merupakan sebuah zat yang dapat menjadi pemicu dari timbulnya kanker. Sejumlah jenis daging merah yang di antaranya termasuk ke dalam kelompok tersebut adalah daging sapi, babi, kambing, domba, daging sapi muda (veal), dan lainnya.

Hasil dari beberapa penelitian memperlihatkan bahwa terdapat hubungan kuat antara pengonsumsian daging merah dalam jumlah yang besar dengan peningkatan risiko terkenanya kanker kolorektal. Pengonsumsian daging merah juga dikaitkan dengan risiko terkenanya kanker pankreas serta prostat.

  • Makanan olahan

Makanan olahan meliputi berbagai macam jenis produk yang di antaranya meliputi camilan kemasan (biskuit dan keripik), makanan beku, minuman bersoda, olesan seperti margarin dan keju krim, makanan manis seperti permen dan cokelat, serta makanan cepat saji seperti pizza, burger, maupun ayam goreng.

Sejumlah produk tersebut umumnya ditambahkan dengan berbagai macam zat kimia seperti pewarna, perisa, emulsifier, serta pengawet agar terlihat lebih menarik serta tahan lama. Di dalam makanan olahan biasanya terdapat kandungan kadar garam, gula, serta lemak yang tinggi, dan juga zat kimia yang memiliki potensi untuk menjadi pemicu kanker, tetapi minim kandungan serat, vitamin, dan mineralnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today