Kasus Judi Online Terbesar di Jakarta dan Jawa Barat Terjadi Pada Usia 10-20 Tahun

Dua provinsi terbesar di Indonesia adalah Jawa Barat dan Jakarta. (Sumber Foto : Kompas.com)
0 0
Read Time:2 Minute, 57 Second

Dua provinsi terbesar di Indonesia adalah Jawa Barat dan Jakarta.

Menurut Ivan Yustiavandana, Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), dua provinsi tersebut memiliki pengetahuan keuangan digital yang tinggi.

“Jawa Barat sama Jakarta ini berhimpitan terus karena literasi terhadap fintechnya terjadi luar biasa di Jawa Barat dan di DKI Jakarta,” ujar Ivan di kantornya, Kamis (8/5/2025).

Dari dua provinsi tersebut, Jakarta memiliki jumlah kasus judi online tertinggi, meskipun ada penurunan pada tahun 2017 dan 2018.

“Sementara Jawa Barat pergerakan sampai 2023, steady (stabil),” ujar Ivan.

Selain itu, ia menunjukkan bahwa semakin banyak usia muda yang terpapar judi online. Menurut data PPATK pada kuartal I-2025, 1,67 persen pemain judi online pada rentang usia 10-20 tahun telah terlibat.

Sebanyak 55,4 persen orang di antara usia 30 dan 50 tahun, dengan 37,6 persen orang di antara usia 21 dan 30.

Kabupaten Bogor, Karawang, Jakarta Barat, Tangerang, Jakarta Timur, Bekasi, Sukabumi, Palembang, Bandung, dan Jakarta Selatan adalah 10 kota dan kabupaten dengan jumlah pelaku judol terbanyak di bawah 19 tahun.

Meskipun demikian, di antara 10 kecamatan di provinsi Cengkareng (Jakbar), Cakung (Jaktim), Kalideres (Jakbar), Cilincing (Jakut), Koja (Jakut), Tanjung Priok (Jakut), Tambora (Jakbar), Kebon Jeruk (Jakbar), Penjaringan (Jakut), dan Seberang Ulu (Palembang) terdapat pelaku judol dengan usia di bawah 19 tahun.

Sumber Kemiskinan Rentan

Menurut Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, juni telah menjadi sumber kemiskinan potensial baru di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Cak Imin pada Senin, 4 Mei 2025, di acara soft launching Pemberdayaan dan Rehabilitasi Sosial Berbasis Komunitas di Sentra Cipta Mandiri (SCM).

Jakarta memiliki jumlah kasus judi online tertinggi, meskipun ada penurunan pada tahun 2017 dan 2018. (Sumber Foto : jakarta.nur.id)

“Ada masalah baru lagi, kemiskinan rentan salah satunya disebabkan oleh judi online. Judi, online merupakan sumber kemiskinan rentan baru,” ungkap pria yang akrab disapa Cak Imin itu.

Selain itu, ia menyatakan bahwa judi online adalah aktivitas yang sia-sia dan tidak menguntungkan. Menurut Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), orang yang bermain judi secara online tidak akan pernah menang.

“Sudah tahu tidak akan menang, tapi ikut terus. Judi online sampai kiamat tidak akan menang. Karena judi online itu penipuan. Kita harus atasi ini bersama-sama,” ujar Muhaimin.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan filantropi dalam menghadapi tantangan sosial, terutama dalam upaya mendorong masyarakat untuk menjadi mandiri.

Selain itu, Muhaimin menekankan bahwa lembaga pemerintah harus menghilangkan kebanggaan sektoral dan mendorong kolaborasi lebih cepat sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Tidak boleh ada energi yang sia-sia karena tidak tersambung. Kita lakukan percepatan kolaborasi di semua aspek agar target kemiskinan ekstrem 0 persen bisa tercapai,” ujar Muhaimin.

Bandar Diputuskan

Ketua DPR Puan Maharani menekankan laporan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) yang menyatakan bahwa dana judi online (judol) di Indonesia akan mencapai 1.200 triliun rupiah pada tahun 2025.

Puan menyadari betapa pentingnya mengambil tindakan terhadap bandar-bandar besar judi online karena jumlah yang tinggi. Jangan terbatas pada pemain kecil.

“Pastikan bandar-bandar judol diberantas, bukan hanya pemain tengah atau pelaku kecilnya, agar aktivitas judol tidak mati satu, tumbuh seribu,” ujar Puan lewat keterangannya di laman resmi DPR, Senin (28/4/2025).

“Jika negara abai, kita hanya akan melihat triliunan rupiah yang seharusnya memperkuat ketahanan ekonomi bangsa justru lenyap dalam sistem gelap,” ujar Puan.

Di tengah kemajuan teknologi informasi saat ini, puan mendesak pemerintah untuk memperketat peraturan dan meningkatkan literasi digital masyarakat.

“Ekspansi judi online tak bisa dilepaskan dari kemajuan teknologi finansial. Negara harus segera menyesuaikan regulasi agar tak terus tertinggal,” tegasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today