Oracle dan Indonesia Siap Bangun Pusat AI Terbesar di ASEAN

Indonesia bekerja sama dengan Oracle untuk membangun pusat AI terbesar di ASEAN. (Sumber Foto : Kumparan.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

Indonesia bekerja sama dengan Oracle untuk membangun pusat AI terbesar di ASEAN. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kedaulatan digital dan meningkatkan daya saing teknologi nasional di kancah internasional.

Menurut Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital, Oracle akan membuka layanan cloud publik di Indonesia pada kuartal ketiga tahun 2025.

Tempat tersebut dimaksudkan untuk berubah menjadi pusat data yang dilengkapi dengan teknologi canggih yang dapat menjaga keamanan dan kedaulatan negara sekaligus menopang beban kerja kecerdasan buatan.

“Kami ingin Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pusat pengembangan AI di Asia Tenggara. Klaster GPU yang dibangun Oracle akan menjadi fondasi penting bagi ekosistem AI nasional, memperkuat kapasitas digital, dan membuka peluang besar bagi inovasi,” kata Meutya Hafid saat melakukan pertemuan dengan Chris Chelliah, Senior Vice President Oracle untuk Jepang dan Asia Pasifik (JAPAC), dalam siaran pers yang diterima kumparan, Selasa (6/5).

Karena transformasi digital berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui sumber daya manusia yang berkualitas tinggi, kerja sama Indonesia dan Oracle juga mencakup pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan AI bagi siswa, tenaga kerja, dan aparatur nasional.

Menteri Komunikasi dan Digital, Oracle akan membuka layanan cloud publik di Indonesia pada kuartal ketiga tahun 2025. (Sumber Foto : Shutterstock)

Dalam tiga tahun ke depan, Komdigi berharap dapat mengajarkan AI kepada lebih dari 100.000 orang.

Chelliah menyatakan bahwa Indonesia adalah pasar strategis dengan potensi besar untuk menjadi pemimpin AI regional. Selain itu, dia menilai pertumbuhan AI Indonesia yang dinamis.

“Oracle tidak hanya membawa teknologi dan investasi, tapi juga membangun infrastruktur yang siap menjawab kebutuhan lokal, mulai dari keamanan data hingga ekosistem digital yang berkelanjutan,” kata Chelliah.

Oracle, perusahaan teknologi AS yang telah beroperasi di Indonesia selama 30 tahun, sekarang meningkatkan investasi di negara itu dengan mengembangkan wilayah cloud publik dengan klaster GPU raksasa yang akan memudahkan pemrosesan AI berskala besar.

Ini akan menjadi bagian penting dari berbagai industri, mulai dari layanan publik hingga industri kreatif.

Komdigi dan Oracle akan membentuk tim kerja untuk mengembangkan peta jalan pengembangan AI di Indonesia yang inklusif dan berdaya saing di tingkat global.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today