Sebagian besar masyarakat dunia sering mengonsumsi ekstrak dari berbagai macam jenis buah dan sayur yang biasa dikenal dengan sebutan jus.
Selain di dalamnya terdapat kandungan kaya akan nutrisi, diketahui bahwa jus juga menjadi salah satu minuman praktis yang menjadi pilihan dari banyak orang, khususnya bagi mereka yang tidak suka akan tekstur dari buah maupun sayur.

Dilansir dari tempo.co, berdasarkan informasi yang dirilis oleh Healthline, terdapat sejumlah jus yang dapat dikonsumsi serta bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
- Jus Tomat
Diketahui bahwa di dalam jus tomat, terdapat banyak kelebihan yang baik untuk kesehatan tubuh, salah satunya yaitu rendah gula, yang di mana menjadikannya salah satu pilihan aman untuk dikonsumsi bagi orang-orang yang melakukan diet ataupun tengah terkena diabetes.
Di dalam jus tomat juga terdapat kandungan yang kaya akan antioksidan dan vitamin c, sehingga dapat membantu penyerapan zat besi serta memberikan peningkatan terhadap kesehatan kulit. Selain vitamin C, jus tomat juga memiliki kandungan vitamin e sebesar 5 persen, vitamin A sebesar 6 persen, serta vitamin K sebesar 5 persen. Tetapi, walaupun kandungan vitaminnya yang banyak, jus tomat disarankan untuk tidak diminum secara berlebihan, sebab terdapat kandungan garam serta mineral yang tinggi.
- Jus Apel
Jus apel merupakan salah satu sumber antioksidan paling bagus dalam memberikan peningkatan terhadap kekebalan tubuh. Lantaran, antioksidan dapat membantu dalam mencegah radikal bebas yang bisa merusak sel-sel sehat di dalam tubuh.
Dikabarkan bahwa terdapat dua jenis jus apel, yakni jernih dan keruh. Jus apel keruh adalah jus yang bagian ampasnya juga ikut dimasukkan untuk diminum dan mendapatkan seratnya, sementara jus apel jernih yang diambil hanya cairan apelnya saja.
- Jus Delima
Di dalam jus delima terdapat kandungan vitamin K yang tinggi. Dikarenakan kandungan vitaminnya yang mencapai sebesar 22 persen dalam satu cangkir, jus delima disarankan untuk orang-orang yang memiliki masalah pembekuan darah serta penyakit tulang. Namun, dikarenakan jus delima memiliki kandungan gula sebesar 32 persen dalam satu cangkir, maka tidak direkomendasikan untuk orang-orang yang tengah menjalankan diet konsumsi gula atau mengidap penyakit diabetes.
- Jus Jeruk
Selain memiliki kandungan yang kaya akan vitamin C, jus jeruk diketahui juga terdapat senyawa fenolik yang dapat membantu dalam menangkal radikal bebas yang bisa untuk membawa penyakit masuk ke dalam tubuh.
Tetapi, pengonsumsian jus jeruk dengan menggunakan jeruk bali pada saat kondisi tubuh tengah mengonsumsi sejumlah obat-obatan, seperti pengencer darah, antidepresan, obat kolesterol, serta tekanan darah, perlu melakukan konsultasi dengan dokter. Sebab, senyawa yang terdapat di dalam jeruk bali bakal berpengaruh terhadap kemampuan hati dalam melakukan pengolahan obat-obatan.








