Diketahui bahwa Salmonella merupakan sebuah bakteri yang bisa mengakibatkan infeksi serius, khususnya terhadap anak-anak, yang di mana masih memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih rentan terkena infeksi tersebut.
Umumnya, penyakit tersebut ditandai dengan sejumlah gejala awal, meiputi diare, demam, serta kram perut. Penyebaran bakteri Salmonella diketahui dapat melalui benda ataupun makanan yang sebelumnya telah terkontaminasi oleh air liur atau mulut seseorang.
Dikabarkan bahwa selain dari air liur maupun mulut seseorang, anak-anak juga rentan terkena bakteri Salmonella lewat makanan yang terkontaminasi ataupun proses pengolahannya tidak dilakukan dengan baik.

Dilansir dari tempo.co, berdasarkan informasi yang dirilis oleh Kidsville Pediatrics, terdapat beberapa jenis makanan yang dapat memberikan risiko infeksi bakteri Salmonella pada anak.
- Telur mentah atau setengah matang
Bakteri Salmonella kerap ditemukan terdapat pada cangkang telur yang sebelumnya telah terkontaminasi, walaupun terlihat bersih, telur juga bisa membawa bakteri. Oleh sebab itu, sangat penting agar dapat memastikan telur dimasak dengan cara yang benar sampai dengan kuning telur serta putihnya keras.
- Daging ayam yang tidak dimasak dengan sempurna
Ayam diketahui merupakan sumber utama dalam penularan bakteri Salmonella, khususnya bila proses pengolahannya tidak menggunakan suhu yang cukup untuk membunuh bakteri tersebut. Sejumlah jenis hidangan yang berbahan dasar ayam, seperti ayam goreng ataupun ayam panggang yang matangnya tidak merata, memiliki risiko tinggi. Agar dapat menghindari kontaminasi bakteri Salmonella, pastikan pada saat tengah memasak ayam, suhu internal mencapai 74°C.
- Produk susu yang tidak dipasteurisasi
Diketahui bahwa susu maupun sejumlah produk berbahan dasar susu lainnya yang tidak dipasteurisasi dapat menjadi tempat bertumbuhnya bakteri Salmonella. Pasteurisasi merupakan sebuah proses dalam pengolahan susu yang bertujuan agar dapat membunuh bakteri berbahaya, meliputi di antaranya adalah Salmonella. Oleh sebab itu, dianjurkan agar memberi anak susu yang telah melalui proses pasteurisasi.
- Sayuran mentah yang terkontaminasi
Bakteri Salmonella berisiko terdapat pada sayuran mentah, khusunya yang tidak melalui proses pencucian dengan baik. Salmonella dapat berasal dari tanah, air irigasi, maupun kontak dengan hewan yang sebelumnya telah terinfeksi. Agar dapat mengurangi risiko adanya bakteri Salmonella, penting untuk mencuci sayuran menggunakan air bersih sebelum diolah ataupun dikonsumsi.








