117 Warga WNI yang Meminta Visa Kerja untuk Haji Ditolak Masuk Arab Saudi

Aparat Imigrasi Arab Saudi menolak 117 WNI yang tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah. (Sumber Foto : Dok. Kemenag Jabar)
0 0
Read Time:1 Minute, 31 Second

Aparat Imigrasi Arab Saudi menolak 117 WNI yang tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah.

Ratusan WNI berencana melaksanakan ibadah haji dengan visa kerja, menurut Yusron B. Ambary, Konsul Jenderal RI di Jeddah.

“Tim Pelindungan Jamaah KJRI Jeddah menerima informasi pada 14 Mei 2025 terkait sejumlah WNI yang tertahan oleh Imigrasi Arab Saudi. Mereka diketahui masuk menggunakan visa kerja jenis amil,” ujar Yusron dalam keterangannya, Sabtu (17/5/2025).

Sebagai informasi dari Yusron, 117 WNI tersebut datang dalam dua gelombang. Mereka ditahan di bandara Arab Saudi karena menggunakan visa kerja.

“Sebanyak 117 WNI ini datang dalam dua gelombang, masing-masing menggunakan penerbangan Saudia SV827 pada 14 Mei (49 orang) dan SV813 pada 15 Mei (68 orang),” ungkap Yusron.

Pihak imigrasi Arab Saudi mempertanyakan karena beberapa WNI yang datang sudah lanjut usia. Namun, visa yang digunakan adalah visa pekerja bangunan.

“Setelah menjalani pemeriksaan dan interogasi, beberapa dari mereka mengakui bahwa tujuan sebenarnya adalah untuk menunaikan ibadah haji,” ujarnya.

Ratusan WNI berencana melaksanakan ibadah haji dengan visa kerja, menurut Yusron B. Ambary, Konsul Jenderal RI di Jeddah. (Sumber Foto : Kemenag.go.id)

Akhirnya, Tim Pelindungan Jamaah KJRI Jeddah membantu dalam seluruh proses pemeriksaan oleh aparat imigrasi Arab Saudi, mulai dari pengambilan keterangan hingga pengambilan sidik jari.

“Seluruh WNI tersebut dipulangkan ke Indonesia melalui penerbangan Saudia SV3316, transit di Jeddah, dan melanjutkan perjalanan ke Jakarta dengan Saudia SV826,” jelasnya.

Menurut KJRI Jeddah, dari 3 Mei hingga 15 Mei 2025, lebih dari 300 WNI tiba di berbagai bandara internasional Arab Saudi dengan visa kerja dan kunjungan ilegal.

Yusron melaporkan bahwa modus yang digunakan juga terus berubah.

Jika mereka sebelumnya menggunakan atribut seragam, seperti pakaian dan koper, sekarang mereka berusaha menyamar agar tidak terdeteksi.

KJRI Jeddah mengimbau seluruh WNI untuk mematuhi ketentuan yang berlaku di Arab Saudi dan tidak terlibat dalam aktivitas haji yang tidak sesuai prosedur.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today