Setidaknya 7 Orang Dilaporkan Tewas dalam Insiden Tenggelamnya Kapal Feri di Filipina

Telah terjadi insiden tenggelamnya sebuah kapal feri di area lepas pantai provinsi Basilan, Filipina selatan. (Source: Ilustrasi/Okezone.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 8 Second

Dikabarkan bahwa telah terjadi insiden tenggelamnya sebuah kapal feri ketika tengah berada di area lepas pantai provinsi Basilan, Filipina selatan.

Berdasarkan keterangan dari para pejabat yang dikutip dari Al Jazeera dalam laman Tempo.co, insiden kecelakaan yang dialami oleh kapal feri bermuatan lebih dari 350 penumpang itu telah mengakibatkan tewasnya sekitar tujuh orang.

Insiden kecelakaan kapal feri ini mengakibatkan tewasnya sekitar tujuh orang. (Source: Ilustrasi/Shutterstock via Suara.com)

Insiden ini berlangsung pada hari Senin malam, 26 Januari 2026, saat MV Trisha Kerstin 3, sebuah kapal penumpang, tengah berlayar menuju ke Pulau Jolo di provinsi Sulu selatan, dari kota pelabuhan Zamboanga.

Ketika itu, kapal MV Trisha Kerstin 3 tengah mengangkut penumpang sebanyak 332 orang serta 27 awak kapal, menurut pernyataan penjaga pantai Filipina.

Romel Dua, selaku Komandan Penjaga Pantai dari Distrik Mindanao Selatan, mengungkapkan kepada radio DZBB bahwa sebanyak 215 orang berhasil dievakuasi serta tujuh jenazah telah ditemukan.

Para anggota penjaga pantai juga masih melakukan operasi pencarian dan penyelamatan terhadap 144 orang yang masih dalam kondisi menghilang.

Dua menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini, pihaknya masih belum mengetahui penyebab dari tenggelamnya kapal feri tersebut.

Dinukil dari Tempo.co, insiden kecelakaan laut kerap kali terjadi di sekitar kepulauan Filipina yang diakibatkan oleh berbagai faktor.

Sejumlah faktor tersebut di antaranya yakni badai, kapal yang tidak terawat dengan baik, kepadatan penumpang, hingga penegakan peraturan keselamatan yang tidak konsisten.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today