Pada hari Jumat, 27 Maret 2026, sistem contraflow dari KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta di jalan tol Jakarta-Cikampek, telah diberlakukan sejak pukul 08.49 WIB oleh pihak Jasa Marga bersama dengan Polri.
Pemberlakuan sistem ini dilaksanakan dengan menyesuaikan jumlah kendaraan yang melintas dalam periode arus balik Lebaran 2026.

Dilansir dari Tempo.co, Ria Marlinda Paallo, selaku Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, mengungkapkan bahwa pemberlakuan sistem ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kemacetan serta menjaga keselamatan para pengguna jalan.
“Jasamarga mendukung penuh kebijakan rekayasa lalu lintas yang ditetapkan oleh kepolisian guna memastikan arus kendaraan tetap bergerak optimal,” ujar Ria melalui keterangan tertulis, hari Jumat, 27 Maret 2026, dikutip dari Tempo.co.
Dilaporkan bahwa terdapat sejumlah petugas operasional yang telah dikerahkan di berbagai titik di lapangan untuk mengatur kondisi lalu lintas, membantu para pengguna jalan, dan memastikan agar pelayanan tetap optimal pada saat berlangsungnya periode arus balik Lebaran 2026.
Mengutip Tempo.co, volume kendaraan yang melintas terlihat cukup ramai namun tetap lancar dalam periode arus balik kali ini.
Ria telah memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar dapat mengantisipasi rute yang telah diberlakukan ini, menjaga jarak aman, serta mematuhi seluruh rambu lalu lintas.
“Pengguna jalan juga diharapkan memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan,” ujarnya, dalam laman Tempo.co.






