Beberapa Kategori dan Kondisi yang Tidak Dianjurkan untuk Mengonsumsi Air Kelapa

Selain karena memiliki sejumlah manfaat yang baik untuk tubuh, air kelapa, juga dikenal oleh sebagian besar masyarakat sebagai minuman penyegar. (Source: Ilustrasi/Unsplash.com/Meimei Ismail)
0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

Selain karena memiliki sejumlah manfaat yang baik untuk tubuh, air kelapa, juga dikenal oleh sebagian besar masyarakat sebagai minuman penyegar, khsusunya di negara-negara dengan iklim tropis, meliputi Indonesia.

Mengutip dari Tempo.co, berdasarkan informasi yang dirilis WebMD, air kelapa merupakan salah satu minuman yang memiliki kalori rendah, dikarenakan kandungan di dalamnya 94 persen adalah air.

Air kelapa juga diketahui menjadi sumber dari sejumlah nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh, seperti vitamin B, kalium, dan elektrolit.

Terdapat beberapa kategori dan kondisi yang dianjurkan untuk membatasi ataupun menghindari pengonsumsian air kelapa. (Source: Ilustrasi/Unsplash.com/Towfiqu barbhuiya)

Walaupun air kelapa memiliki nutrisi yang baik bagi tubuh, aman, serta pengonsumsiannya bisa ditoleransi dengan baik oleh sebagian besar orang, namun terdapat sejumlah kelompok serta kondisi kesehatan yang perlu menjadi perhatian khusus ketika hendak mengonsumsi air kelapa.

Dilansir dari Tempo.co, berikut merupakan beberapa kategori dan kondisi yang dianjurkan untuk membatasi ataupun menghindari pengonsumsian air kelapa, menurut WebMD.

  • Orang yang akan menjalani operasi

Dikabarkan bahwa pengonsumsian air kelapa memiliki potensi yang dapat berdampak pada kestabilan tekanan darah serta gula darah ketika proses operasi tengah berlangsung maupun sesudahnya. Bagi masyarakat yang hendak menjalani proses operasi, dianjurkan agar dapat berhenti melakukan pengonsumsian air kelapa paling tidak dua minggu sebelum operasi berlangsung.

  • Penderita Fibrosis Kistik (Cystic Fibrosis)

Kondisi ini diketahui dapat mengakibatkan penurunan kadar garam atau natrium yang ada di dalam tubuh. Beberapa masyarakat yang memiliki kondisi ini mungkin memerlukan asupan cairan hingga suplemen khusus yang berfungsi untuk memberikan peningkatan kadar garam. Pengonsumsian air kelapa bukanlah sebuah pilihan yang tepat untuk para penderita kondisi tersebut dikarenakan kandungan garam di dalamnya yang tidak cukup tinggi.

  • Ibu Hamil dan Menyusui

Walaupun pengonsumsian air kelapa minuman sehari-hari merupakan hal yang normal, namun hingga saat ini belum ada informasi ilmiah terpercaya yang dapat memastikan keamanannya apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak ataupun sebagai pengobatan pada saat masa kehamilan serta menyusui berlangsung. Untuk menjaga agar kondisi tubuh tetap aman dan sehat, lebih baik membatasi pengonsumsian air kelapa, serta tidak menggunakannya untuk tujuan medis tanpa adanya anjuran dari dokter.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today