Untuk Mengidentifikasi Akun yang Dimiliki Anak di Bawah 18 Tahun, YouTube Bakal Gunakan Teknologi AI

Untuk mengidentifikasi akun yang dimiliki anak di bawah 18 tahun, YouTube bakal terapkan penggunaan teknologi AI. (Source: Ilustrasi/Unsplash.com/Christian Wiediger)
0 0
Read Time:1 Minute, 29 Second

Untuk melakukan identifikasi akun yang dimiliki oleh anak berusia di bawah 18 tahun serta memprediksi usia dari para pengguna, YouTube bakal mulai terapkan penggunaan teknologi berdasarkan akal imitasi atau AI.

Mulai tanggal 13 Agustus 2025, kebijakan yang telah dibuat oleh YouTube itu bakal dilaksanakan secara bertahap yang dimulai dari Amerika Serikat.

Kebijakan yang telah dibuat oleh YouTube ini bakal dilaksanakan secara bertahap yang dimulai dari Amerika Serikat. (Source: Ilustrasi/Unsplash.com/Alexander Shatov)

Hal tersebut memungkinkan YouTube untuk melakukan penelusuran terhadap akun yang dimiliki oleh anak berusia di bawah umur melalui usia akun serta pola aktivitas pengguna.

Dilansir dari Tempo.co, nantinya, secara otomatis sistem bakal memberlakukan sejumlah pembatasan, di antaranya adalah pemblokiran video berdasarkan batasan usia, penayangan iklan non-personalisasi, notifikasi “take a break,” dan juga membatasi rekomendasi video sensitif terkait citra tubuh.

Sebelumnya, Google telah memberikan pengumuman bahwa pihaknya memiliki rencana untuk memanfaatkan pembelajaran mesin untuk memprediksi usia.

Langkah tersebut dilakukan oleh Google sebagai salah satu bagian dari upaya globalnya untuk memperkuat keamanan bagi anak di internet.

Dilaporkan bahwa penerapan aturan verifikasi usia online saat ini telah diberlakukan oleh berbagai negara, meliputi di antaranya adalah Inggris.

Nantinya, ketika kebijakan ini mulai diberlakukan, YouTube bakal mengirimkan pemberitahuan untuk para pengguna yang telah diidentifikasi sebagai anak yang berusia di bawah 18 tahun.

Kemudian, para pengguna juga diketahui dapat melakukan verifikasi usia mereka apabila terjadi kesalahan ketika berlangsungnya kebijakan itu dengan mengunggah kartu identitas pemerintah, mengambil swafoto, ataupun memasukkan beberapa informasi mengenai kartu kredit.

“Dalam beberapa minggu ke depan, kami akan mulai menerapkan pembelajaran mesin kepada sejumlah kecil pengguna di AS untuk memperkirakan usia mereka, agar remaja diperlakukan sebagai remaja dan orang dewasa sebagai orang dewasa,” tulis James Beser, Direktur Manajemen Produk YouTube, dalam pernyataan tertulis menurut laporan The Verge, 30 Juli 2025, yang dikutip dari Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today