Beberapa tahun berlalu sejak terjadinya peristiwa kebakaran hebat di 2019, kini menara kembar utara Notre Dame di Paris, Prancis, kembali dibuka.
Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Travel + Lesiure dalam laman Tempo.co, para pengunjung dapat kembali menjelajahi wilayah tersebut sejak tanggal 20 September 2025.
Dikabarkan bahwa sebelum terjadinya kebakaran hebat yang menghanguskan sebagian bangunan, katedral ini menjadi monumen yang paling banyak dikunjungi oleh para wisatawan di Paris.

Menjadi contoh bangunan yang memiliki gaya arsitektur Gotik Prancis, katedral ini telah menarik hingga lebih dari 13 juta pengunjung setiap tahunnya, yang mana jumlah tersebut melebihi Menara Eiffel ataupun Museum Louvre.
Mengutip Tempo.co, sebetulnya, pada tanggal 7 Desember 2024, Notre Dame secara resmi telah kembali dibuka untuk umum.
Bahkan, proses pembukaannya pun dilaksanakan dengan penyelenggaraan upacara akbar yang dihadiri oleh 1.500 pejabat tinggi serta pemimpin dunia.
Para pejabat serta pemimpin dunia yang hadir dalam upacara pembukaan tersebut di antaranya adalah Jill Biden, Donald Trump, Elon Musk, Pangeran William dari Wales, hingga Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni.
Dinukil dari Tempo.co, restorasi bangunan katedral ini langsung dilakukan setelah terjadinya kebakaran hebat di tahun 2019 itu.
Perbaikan bangunan katedral ini di antaranya termasuk pemindahan perancah yang meleleh, pengamanan penopang terbang, serta pengetatan peraturan keselamatan.
Bagi para wisatawan yang tertarik untuk menjelajahi kembali menara ikonik ini, mereka harus melakukan pemesanan terlebih dahulu yang dilakukan secara daring.
Dengan harga tiket sebesar EUR 16 atau sekitar Rp 315.000 untuk satu kali perjalanan tur menara yang berlangsung selama 45 menit, para pengunjung dapat menikmati berbagai fitur menarik yang terdapat di dalamnya, seperti lonceng ikonis, menaiki 387 anak tangga, pemandangan panorama kota, serta sejumlah patung gargoyle.








