Trump Ungkap Rencana Akhir Serangan di Gaza yang Didukung Negara Arab-Islam

Presiden AS Donald Trump telah mengadakan pertemuan dengan pemimpin negara mayoritas Islam. (Sumber Foto : AFP)
0 0
Read Time:2 Minute, 23 Second

Di sela Sidang Umum PBB di New York, Presiden AS Donald Trump telah mengadakan pertemuan dengan pemimpin negara mayoritas Islam, termasuk Presiden Prabowo Subianto, untuk membahas serangan Israel di Gaza.

Dalam pertemuan mereka pada Selasa (23/9) waktu setempat, Trump dan Utusan Khusus AS Steve Witkoff mempresentasikan “21 Poin Rencana” yang bertujuan untuk mengakhiri serangan Israel di Gaza dan membangun pemerintahan Palestina yang tidak termasuk Hamas.

Rencana yang disampaikan Trump mendapat respons positif, menurut beberapa sumber, seperti yang dilaporkan Axios pada Jumat (26/9). Pertemuan Multilateral Timur Tengah itu juga berjalan dengan baik. Trump menekankan bahwa serangan di Gaza harus dihentikan segera.

Selain itu, Trump mengatakan bahwa karena serangan terus-menerus, Israel semakin terisolasi dari dunia internasional, sebabnya dia mempresentasikan rencana itu.

“Proposal itu berasal dari berbagai gagasan dan telah didiskusikan selama 6 bulan terakhir, dan rencana terbaru dikembangkan oleh menantu Trump, Jared Kushner dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair,” kata sumber itu.

Pertemuan Multilateral Timur Tengah itu juga berjalan dengan baik. Trump menekankan bahwa serangan di Gaza harus dihentikan segera. (Sumber Foto : Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden)

Pada pertemuan itu, Trump menyampaikan tujuan rencananya sebagai berikut:

  1. Gencatan senjata permanen dan pembebasan semua sandera yang tersisa;
  2. Penarikan bertahap tentara Israel dari Jalur Gaza;
  3. Rencana pascaperang yang mencakup sistem pemerintahan di Gaza yang tidak bergantung pada Hamas;
  4. Pasukan keamanan yang terdiri dari pasukan Palestina dan negara Arab dan Islam;
  5. dana yang diberikan oleh negara-negara Arab dan Islam untuk pembentukan pemerintahan baru dan rekonstruksi Gaza;
  6. Partisipatif Otoritas Palestina Menurut sumber tersebut, Trump meminta pemimpin negara Arab dan Islam untuk mendukung rencana ini.

Menurut sumber tersebut, Trump meminta pemimpin negara Arab dan Islam untuk mendukung rencana ini.

Syarat-syarat Arab-Islam

Meskipun para pemimpin negara Arab menyambut rencana Trump dengan baik, mereka mengajukan beberapa syarat untuk mendukungnya:

  1. Israel tidak akan mengambil alih wilayah di Tepi Barat atau Gaza;
  2. Gaza tidak akan diduduki oleh Israel;
  3. Israel tidak akan mendirikan pemukiman di Gaza;
  4. Israel akan berhenti mengubah kondisi Masjid Al-Aqsa seperti saat ini;
  5. Segera ada peningkatan jumlah bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada Gaza.

“Trump menegaskan kepada para pemimpin Arab dan Islam bahwa dia tidak akan membiarkan Israel mencaplok wilayah Tepi Barat,” kata sumber itu.

Dalam keterangan terpisah, Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi memuji upaya Trump untuk menghentikan serangan Israel di Gaza dan mendorong perdamaian di Timur Tengah secara keseluruhan.

“Saya menghargai proposal yang beliau sampaikan saat pertemuan kemarin di New York dengan sejumlah pemimpin Arab dan Islam, yang saya nilai sebagai fondasi yang penting yang dapat kita bangun lebih lanjut untuk mencapai perdamaian,” ujar al-Sisi.

Dalam hal ini, Trump menyatakan dalam pernyataan di Gedung Putih pada Kamis waktu setempat bahwa dia tidak akan membiarkan Israel, sekutunya, mengambil alih Tepi Barat, seperti yang dijanjikan dalam pertemuan Arab-Islam dua hari sebelumnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terus menekankan bahwa tidak akan pernah ada negara Palestina.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today