Kasus Penipuan Kiai Gadungan, Sasar Warga Ponorogo Raib Rp 14 Juta

Pihak kepolisian di Ponorogo saat melakukan pemeriksaan keterangan di kediaman korban dari penipuan (Source: Detik.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 19 Second

Dua warga asal Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Ponorogo mengaku jadi korban penipuan dengan dalih bermodus penyembuhan penyakit alternatif. Pelakunya mengaku bernama Gus Wahid yang berasal dari Semarang.

“Pelaku awalnya mengisi ceramah di masjid yang berada di Desa Tugurejo. Ya ceramah dalil. Termasuk mengaku mengobati penyakit. Apapun penyakitnya dan beberapa warga percaya,” tutur Kades Tugurejo, Siswanto kepada wartawan, Jumat (11/10/2024) dalam laman Detik.com.

Siswanto turut pula menambahkan bahwa sang pelaku memang berkedok sebagai seorang kiai ahli. Pengakuan dari pelaku bahwasanya bisa menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari stroke, asam urat, kolesterol dan masih banyak lagi penyakit lainnya. Penampilan pelaku pun layaknya seorang kiai dengan tampilan usia berkisar 50 tahunan.

Menurut Siswanto, dari dua orang korban, pelaku berhasil meraup uang hingga Rp 14 juta. Uang itu langsung disetorkan senilai Rp 3 juta, Rp 4 juta dan sisanya dikonversikan ke beberapa perhiasan yang dibungkus ke dalam kain hijau serta disimpan di dalam lemari di kamar korban.

Sementara, Kapolsek Slahung AKP Pitoyo menambahkan kedua korban belum melaporkan secara resmi. Meski demikian, dari pihaknya sudah ada yang mendatangi kediaman korban untuk dimintai keterangan secara rinci.

Pitoyo menjelaskan pengakuan dari korban, pelaku yang menyebut dirinya Gus Wahid itu melakukan tindakan dengan metode ceramah dan mengaku bisa melakukan pengobatan alternatif. Korban yang akhirnya sudah putus asa, karena bapaknya sakit akhirnya percaya dengan pelaku.

Pelaku pun beberapa hari mendatangi rumah korban. Namun di pertemuan ketiga, pelaku tidak datang kembali dan disinyalir kabur. Akhirnya korban mencoba membongkar bungkusan hijau tersebut. Bahwasanya isinya sudah berubah dan tidak lagi terdapat uang ataupun perhiasan. Uang tersebut digantikan sebagai uang mainan dan perhiasan menjadi rokok.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today