Gianni Infantino, Presiden FIFA menyatakan bahwa akan diadakan kompetisi Piala Dunia Antarklub Wanita, yang dimana hal ini merupakan sebuah langkah terbaru badan sepak bola global untuk memastikan bahwa pemainan wanita memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap sepak bola klub.
Dilansir dari hypebeast.com, untuk tanggal mulainya masih belum diumumkan, Piala Dunia Antarklub Wanita akan dilaksanakan di tahun-tahun yang akan datang dan akan mewakili permainan wanita dalam pandangan yang setara dengan permainan pria, yang dimana telah lebih dulu dimulai sejak tahun 2000.
Piala Dunia Antarklub pria telah diperebutkan oleh tujuh tim yang berasal dari enam konfederasi berbeda, dan pertandingan yang menonjol hadir dalam bentuk pemenang Liga Champions UEFA versus juara Copa Libertadores CONMEBOL.

Belum ada rincian resmi yang diumumkan terkait dengan struktur wanita yang akan terlihat, tetapi, diharapkan tim-tim dari Liga Sepak Bola Wanita Nasional Amerika Serikat akan bertanding melawan Liga Super Wanita Inggris secara kompetitif untuk pertama kalinya.
Pengumuman ini dikabarkan bersama dengan keputusan FIFA untuk memperluas kompetisi Piala Dunia pria saat ini, yang dimana akan ada 32 tim terbaik di dunia mulai tahun 2025. Hal ini merupakan sebuah langkah yang ingin dilakukan oleh badan sepak bola dunia selama bertahun-tahun dalam menciptakan kompetisi “domestik” yang dapat bersaing dengan Liga Champions UEFA.
Dilansir dari 90min.com, Gianni Infantino mengatakan bahwa “kami ingin menciptakan Piala Dunia Antarklub wanita baru dan Piala DUnia Wanita Fifa Futsal baru setiap empat tahun.” Infantino juga menambahkan, “kami ingin melihat apakah turnamen Olimpiade wantia dapat memiliki 16 tim seperti yang dilakukan pria.”
Pelopor tidak resmi pertama untuk Piala Dunia Klub Wanita telah berlangsung secara sporadis selama beberapa dekade terakhir.
Pada tahun 2012, Lyon, Canberra United, INAC Kobe, dan NTV Beleza bermain di pertandingan invitasi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Sepak Bola Jepang, sementara di tahun 2014 ada rencana untuk menyelenggarakan pertandingan satu kali antara pemegang Liga Champions UEFA saat itu (Wolfsburg) dan juara Copa Libertadores Femenina (Sao Jose) yang tidak pernah dilaksanakan.
Pembuatan Piala Dunia Antarklub Wanita telah mendapat kritik dari berbagai kalangan, mengingat jumlah cedera jangka panjang yang telah diderita tahun ini, dan pernyataan yang muncul atas jadwal pertandingan yang padat.






