Banjir Akibat Hujan Deras Di Semarang, Beberapa Ruas Jalan Protokol Tergenang Banjir

Beberapa wilayah pemukiman warga dan jalan protokol di Semarang, tergenang oleh banjir. (Photo: Dok. Warga/Heri Taryadi)
0 0
Read Time:1 Minute, 24 Second

Pada hari Sabtu, Kota Semarang, Jawa Tengah, sedang dilanda banjir yang dikarenakan oleh hujan deras di wilayah tersebut selama hampir delapan jam. Dilaporkan beberapa ruas jalan protokol di Semarang telah tertutupi oleh banjir. Hujan deras yang melanda Semarang membuat sebagian besar kawasan tergenang oleh banjir, termasuk pemukiman warga di beberapa wilayah.

Dilansir dari cnnindonesia.com, menurut Hartono, yang merupakan salah satu warga Semarang, menyampaikan bahwa banjir mulai menggenangi kota Semarang sejak pukul 06.00 pagi WIB.

Hartono juga menambahkan, “Hujan dimulai pada pukul 01.00 malam, banjir mulai jam 06.00 pagi, ketinggiannya sampai satu dengkul.”

Beberapa ruas jalan protokol yang telah tertutup banjir adalah Jalan Monsinyur Sugiyopranoto, Jalan Jenderal Sudirman, serta kawasan Simpang Lima, dan Jalan Pantura Mangkang Semarang-Kendal pun tertutup oleh banjir.

Tim Gabungan TNI/Polri dan basarnas, bersiaga untuk membantu evakuasi para warga. (Photo: BPBD Semarang)

Dikabarkan banjir juga menggenangi beberapa wilayah perumahan warga yang berada di wilayah Kecamatan Semarang Utara, Kecamatan Semarang Barat, Kecamatan Ngaliyan, dan Tugu.

Tim Gabungan TNI/Polri dan basarnas, saat ini tengah bersiaga untuk membantu evakuasi para warga jika banjir di sekitar perumahannya tidak kunjung surut atau malah bertambah tinggi seiring dengan derasnya hujan turun.

Dilansir dari news.detik.com, BPBD Kota Semarang memberikan peringatan kepada para warga untuk tidak meninggalkan rumah. Kasi Kedaruratan Bencana BPBD Kota Semarang, Adhy Yulianto, mengatakan “jangan keluar dulu, untuk sementara diharapkan jangan meninggalkan rumah dulu.”

Hingga saat ini, pihak BPBD sedang bergerak ke beberapa titik di Kota Semarang yang tertutupi oleh banjir. Diketahui seluruh petugas cadangan juga ikut dikerahkan untuk membantu para warga.

Adhy Yulianto mengatakan bahwa “dari petugas kami pun semuanya keluar, dari yang sedang piket maupun tidak piket saya minta ke kantor semua ini.”

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today