Arab Saudi akan Membangun 3.000 Rumah Sementara Untuk Para Korban Gempa di Turki dan Suriah

Arab Saudi akan membangun 3.000 bangunan sementara untuk membantu mereka yang terkena dampak gempa besar yang melanda Turki dan Suriah awal bulan ini. (Photo : SPA)
0 0
Read Time:1 Minute, 52 Second

Arab Saudi akan membangun 3.000 bangunan sementara untuk membantu mereka yang terkena dampak gempa besar yang melanda Turki dan Suriah awal bulan ini.

Hal itu diungkapkan Pengawas Umum Pusat Bantuan dan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KSRelief) Dr. Abdullah al-Rabeeah. Ratusan ribu orang kini kehilangan tempat tinggal akibat gempa bermagnitudo 7,8 yang melanda kedua negara tersebut.

Guncangan gempa telah meruntuhkan begitu banyak bangunan apartemen dan tempat tinggal di kedua negara.

Menurut al-Rabeeah, KSRelief telah mengirimkan ribuan tenda, tetapi orang-orang perlu memiliki tempat berlindung yang memadai dalam beberapa bulan mendatang, karena pemerintah membangun kembali kehancuran.

Pengawas Umum Pusat Bantuan dan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KSRelief) Dr. Abdullah al-Rabeeah. Ratusan ribu orang kini kehilangan tempat tinggal akibat gempa bermagnitudo 7,8 yang melanda kedua negara tersebut. (Photo : Turki/Net)

“Puluhan ribu orang membutuhkan tempat berlindung, dan prioritas tim Saudi adalah melakukan operasi penyelamatan bagi mereka yang terjebak di bawah reruntuhan dan memberikan dukungan yang diperlukan seperti obat-obatan, makanan, dan perawatan kesehatan yang mendesak,” kata al-Rabeeah, seperti dikutip dari Al Arabiya.

“KSRelief dapat menyediakan tenda sementara bagi mereka yang terkena dampak gempa di Turki dan Suriah dan akan membangun 3.000 bangunan sementara untuk orang-orang tersebut,”tambahnya.

Di bawah arahan Raja Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, Arab Saudi mengirim tim dari KSRelief dan Bulan Sabit Merah Saudi untuk memberikan bantuan kepada para korban di lapangan.

Kerajaan juga telah menyumbangkan jutaan ke kedua negara dan terus menerima sumbangan dari warga dan penduduk melalui program “Sahem” yang semuanya berada di bawah arahan Raja Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

“Arab Saudi adalah salah satu negara pertama yang mencapai wilayah yang dilanda gempa segera setelah terjadinya bencana. Itu sedang berkomunikasi dengan Bulan Sabit Merah Suriah untuk menetapkan prioritas dan memberikan dukungan di Aleppo,” ujar sekretaris jenderal KSRelief. 

Menyusul bencana gempa bumi, Pusat Bantuan dan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman meluncurkan penggalangan donasi pada (8/2/2023) untuk para korban gempa di kedua negara.

Kerajaan kaya minyak itu juga telah mengirimkan tujuh pesawat penuh dengan bahan bantuan ke Turki, bersama dengan 95 pekerja penyelamat, 55 personel medis, dan dua delegasi yang mewakili Bulan Sabit Merah Saudi dan Pusat Bantuan dan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman. (Ukhti Muti’ah)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today