Dishub Membuat Strategi Rekayasa Lalu Lintas Untuk Hindari Macet Saat Pelantikan Presiden 2024

Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia akan berlangsung pada Minggu (20/10/2024). (Sumber Foto : Kompas.com/ Rizky Syahrial)
0 0
Read Time:1 Minute, 31 Second

Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia akan berlangsung pada Minggu (20/10/2024).

Acara ini merupakan momen paling penting kami yang kami harapkan dapat berjalan dengan lancar dan aman.

Untuk mendukung kelancaran acara ini, Dinas Perhubungan DKI mengimbau pengendara tetap menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Kepala Dishub DKI Syafrin Liputo mengatakan saat ini pihak sudah melakukan rekayasa lalu lintas dimulai pukul 08.00.

Ia mengumumkan, untuk yang membawa kendaraan pribadi dilarang untuk melintasi area yang ditentukan, pengecuali kendaraan VIP yaitu rangkaian mobil Presiden dan tamu negara.

Syafrin mengatakan akan ada 13 panggung hiburan akan disiapkan mulai dari Sudirman hingga Monas untuk memeriahkan acara tersebut.

Dinas Perhubungan DKI mengimbau pengendara tetap menjaga kelancaran arus lalu lintas. (Sumber Foto : Kompas.com/ Yakob Arfin Tyas Sasangko)

“Kendaraan masih diizinkan melintas sebelum pukul 08.00, namun setelah itu jalur akan dialihkan. Transjakarta juga akan tetap beroperasi hingga pukul 10.00 WIB, tetapi akan dialihkan secara situasional apabila area mulai padat dengan kegiatan perayaan,” ujar Syafrin dalam keterangan tertulis (18/10/2024).

Ia mengatakan, kelompoknya juga menandai 20 mobil unit ke beberapa lokasi yang dianggap pentimg dan harus steril dari kendaraan.

Misalnya kawasan Jalan Imam Bonjol menuju RS MMC dan kawasan penting lainnya.

Selain itu, Dishub juga menyiapkan tiga unit Variable Mobile Sign (VMS) yang akan dipasang di beberapa lokasi strategis seperti kawasan Hayam Wuruk, Panglima Polim dan Gatot Subroto.

Tujuannya untuk menginformasikan kepada pengguna jalan tentang pengaturan lalu lintas.

Syafrin menambahkan, Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga menyediakan 26 tempat parkir yang akan digunakan masyarakat sebagai antisipasi peningkatan jumlah kendaraan.

Meski demikian, ia tetap mengimbau masyarakat tetap menggunakan angkutan umum demi kelancaran dan kenyaman bersama.

“Kami siapkan 26 kantong parkir yang terdiri dari 21 titik parkir off street dan lima lokasi parkir on street, dengan kapasitas menampung 17.500 motor, 21.300 mobil, dan 182 bus,” ucap Syafrin.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today