BGN Pastikan Bahwa Pengobatan Keracunan yang Dialami Siswa Akibat MBG Dapat Ditanggung oleh SPPG

siswa yang mengalami keracunan makan bergizi, Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait akan membayar pengobatan mereka secara gratis. (Sumber Foto : Dok.Biro Pers Sekretaris Presiden )
0 0
Read Time:1 Minute, 5 Second

Untuk siswa yang mengalami keracunan makan bergizi, Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait akan membayar pengobatan mereka secara gratis.

Anggaran yang sudah disiapkan di setiap satuan gizi akan memberikan dana, kata kepala BGN Dadan Hindayana.

Karena itu, Dadan mengatakan bahwa biaya untuk makan sehat terdiri dari biaya bahan baku dan biaya operasional.

Jumlah biaya yang akan dikeluarkan akan bergantung pada kebutuhan siswa. (Sumber Foto : metrotvnews)

“Biaya operasional di satuan pelayanan itu, sifatnya at cost untuk menanggulangi hal-hal yang seperti itu. Bukan diganti, nanti di-handle sama kepala satuan pelayanan,” kata Dadan di Lanud Halim Perdanakusuma Kusuma, Jakarta Timur, Jumat (28/2/2025).

Menurut Dadan, jumlah biaya yang akan dikeluarkan akan bergantung pada kebutuhan siswa.

Namun, dia menyatakan bahwa harga per porsi berkisar antara Rp 1.000 hingga Rp 3.000, dan biaya ini dapat digunakan untuk membayar sukarelawan.

“At cost tergantung kebutuhan mereka tapi range-nya antara Rp 1.000-3.000 per porsi tergantung kebutuhan,” ujarnya.

“Termasuk (dananya itu bisa digunakan bila) harus menggaji nanti sukarelawan,” kata Dadan melanjutkan.

Sebaliknya, Dadan menyatakan bahwa jika anggaran mereka cukup, kepala daerah dapat turut menyumbang anggaran untuk mendukung program makan bergizi gratis.

Namun, itu tidak perlu, terutama di daerah yang tidak mampu. Ada sejumlah daerah yang sudah menyiapkan biaya tersebut, kata Dadan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today