Agar dapat menggunakan Gemini AI di Siri, Apple dikabarkan bakal membayar dana kepada Google sebesar US$ 1 miliar atau sekitar Rp 16,6 triliun per tahun, menurut ulasan Tech Crunch yang dirilis pada tanggal 5 November 2025.
Gemini AI dipilih oleh Apple untuk menjadi solusi sementara sampai model AI buatannya mampu untuk mendukung sejumlah fitur terbaru yang dimiliki Siri.

Mengutip Tempo.co, laporan tersebut juga menyatakan bahwa perilisan versi terbaru Siri yang telah didukung oleh teknologi berbasis Gemini AI ini diestimasikan bakal berlangsung pada musim semi tahun depan.
Tim Cook, selaku Chief Executive Officer atau CEO Apple, mengatakan dalam sebuah ulasan bahwa fitur AI yang tengah dikembangkan oleh perusahaannya bakal terintegrasi ke berbagai macam aplikasi pihak ketiga.
“Niat kami adalah terintegrasi dengan lebih banyak orang seiring waktu,” kata Tim Cook pada akhir bulan lalu, dalam laman Tempo.co.
Cook juga sempat membocorkan terkait rencana integrasi ChatGPT, yang merupakan model milik OpenAI, dengan Siri. Pada bulan Maret 2026 mendatang, Apple rencananya bakal meluncurkan versi Siri yang lebih ideal.
Dalam sebuah sesi wawancara, Cook menyampaikan bahwa pihak manajemen Apple kemungkinan bakal memberikan tambahan beberapa layanan canggih terhadap ekosistem Apple Intelligence, yang didukung oleh kesepakatannya bersama dengan OpenAI.
Dinukil dari Tempo.co, sebelumnya, Cook sempat membanggakan perusahaannya yang tengah mengalami peningkatan pendapatan akibat perilisan iPhone 17 pada kuartal IV 2025.
Pendapatan Apple diprediksi bakal terus mengalami peningkatan sampai dengan periode liburan akhir tahun 2025.





