Telah terjadi peristiwa banjir yang melanda wilayah Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, akibat hujan deras di sebagian besar wilayah Jakarta yang berlangsung sejak Senin dinihari, 12 Januari 2026, ungkap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta.
Muhammad Yohan, selaku Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD Jakarta, menyampaikan bahwa banjir yang melanda wilayah Cilandak Timur dikabarkan telah menggenangi sejumlah rukun tetangga, terutama di Jalan NIS.

“RT 009 RW 03 ketinggian masuk air 50 sentimeter, RT 003 RW 03 ketinggian masuk air 95 sentimeter, dan RT 013 RW 01 ketinggian masuk air 40 sentimeter,” kata Yohan melalui keterangan tertulisnya, hari Senin, 12 Januari 2026, dilansir dari Tempo.co.
Mengutip Tempo.co, Yohan menjelaskan bahwa banjir yang berlangsung di wilayah Cilandak Timur, Jakarta Selatan ini tidak hanya diakibatkan oleh hujan dengan intensitas tinggi, tetapi juga dikarenakan luapan kali krukut.
Yohan menyebut, peristiwa banjir yang telah melanda wilayah Cilandak Timur ini mengakibatkan ratusan orang yang tinggal di setiap rukun tetangga terkena dampaknya.
Dilaporkan bahwa di RT 009 RW 03 terdapat sebanyak 99 kepala keluarga atau sekitar 326 jiwa yang terdampak, kemudian di RT 013 RW 01 sebanyak 45 kepala keluarga atau 105 jiwa.
Dinukil dari Tempo.co, peristiwa banjir paling parah di wilayah tersebut berlokasi di Jalan NIS RT 003 RW 03, yakni dengan korban terdampak yang berjumlah sebanyak 149 kepala keluarga atau sekitar 476 jiwa.
BPBD Jakarta juga telah memberikan imbauan kepada seluruh wilayah pesisir agar dapat waspada akan adanya potensi terkena dampak.
“Antisipasi wilayah yang kemungkinan akan terdampak Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, dan Kalibaru,” bunyi pengumuman BPBD Jakarta melalui akun media sosialnya, dalam laman Tempo.co.






