Dilaporkan bahwa telah terjadi sebuah peristiwa bencana banjir serta tanah longsor yang melanda tiga wilayah di sekitar area Pegunungan Muria, Jawa Tengah, yang mana di antaranya yakni Kabupaten Kudus, Pati, serta Jepara.
Peristiwa bencana banjir serta longsor ini disebabkan oleh cuaca ekstrem berupa hujan deras yang telah mengguyur ketiga wilayah tersebut sejak akhir minggu lalu.

Mengutip Tempo.co, akibat peristiwa bencana banjir serta longsor ini, tiga orang di Kudus dinyatakan telah meninggal dunia, yang mana satu orang di antaranya tewas akibat tertimpa reruntuhan tanah longsor.
“Orang meninggal tertimpa tanah longsor di Desa Menawan Kecamatan Gebog,” kata Kepala Kepolisian Resor Kudus Ajun Komisaris Besar Heru Dwi Purnomo, hari Senin, 12 Januari 2026, dilansir dari Tempo.co.
Sedangkan untuk dua orang lainnya merupakan korban yang berasal dari wilayah Bae, Kudus, yang dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam serta terbawa oleh arus banjir. “Semua jenazah sudah ditemukan,” kata Heru, dalam laman Tempo.co.
Dikabarkan bahwa bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kudus ini juga telah menggenangi Jalur Nasional Pantai Utara (Pantura). “Akibat luapan air dari Sungai Dawe di jembatan Ngembalrejo,” ujar Heru, dikutip dari Tempo.co.
Para petugas Satuan Lalu Lintas Polres Kudus yang dikerahkan menuju ke area terdampak telah melaksanakan berbagai proses rekayasa lalu lintas dengan tujuan agar dapat mengurai kendaraan yang tengah melintas.
Dinukil dari Tempo.co, peristiwa bencana banjir serta longsor yang melanda wilayah Jepara telah mengurung satu desa dan memutuskan akses di desa tersebut.
Sampai saat ini, akses menuju ke Desa Tempur yang lokasinya berada di Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, tengah terputus akibat hantaman banjir di wilayah tersebut.
Selain itu, akses komunikasi di Desa Tempur juga sempat mengalami gangguan akibat pemadaman yang disebabkan oleh robohnya sejumlah tiang listrik.






