Dikabarkan bahwa terdapat sebanyak 329 warga negara Indonesia atau WNI yang posisinya saat ini tengah berada di wilayah Iran, ungkap Kementerian Luar Negeri.
Dari total ratusan WNI yang berada di wilayah Iran, mayoritas di antaranya adalah pelajar maupun mahasiswa, sedangkan sisanya merupakan pekerja migran atau WNI yang sedang melakukan kunjungan di negara itu.

“Jadi sebagaimana sudah sering disampaikan ada 329 orang di Iran dan sebagian besar berada di Kota Qom,” kata Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri Heni Hamidah melalui siaran pers dalam laman YouTube resmi Kemlu, hari Jumat, 6 Maret 2026, dikutip dari Tempo.co.
Dilansir dari Tempo.co, Kota Qom diketahui adalah sebuah provinsi yang lokasinya berada di bagian tengah Iran, lebih tepatnya berjarak sekitar 156 kilometer arah barat daya dari Teheran.
Melihat eskalasi konflik yang saat ini tengah terjadi di wilayah tersebut, Heni mengungkapkan bahwa Kementerian Luar Negeri bakal melakukan proses evakuasi terhadap sejumlah WNI yang tengah berada di Iran secara bertahap.
Dilaporkan bahwa dalam tahap pertama, Kemlu bakal melaksanakan proses evakuasi terhadap 32 orang yang dimulai minggu ini dengan melalui jalur Azerbaijan.
“Adapun untuk rencana evakuasi selanjutnya diputuskan oleh pemerintah RI setelah melalui berbagai pertimbangan keamanan yang paling update,” kata Heni, dalam laman Tempo.co.
Mengutip Tempo.co, Sugiono, selaku Menteri Luar Negeri, sebelumnya telah menyampaikan bahwa seluruh WNI yang saat ini posisinya tengah berada di wilayah Iran bakal dipulangkan kembali menuju ke Tanah Air dengan perjalanan darat melalui Baku, Azerbaijan.
“Karena ruang udara juga sedang ditutup. Kalau misalnya evakuasi dari Teheran itu, mereka harus dibawa ke Baku itu sepuluh jam perjalanan,” kata Sugiono di Istana Kepresidenan Jakarta, hari Selasa, 3 Maret 2026, dinukil dari Tempo.co.





