Pada hari Sabtu, 7 Maret 2026, DH (55), yang merupakan salah seorang warga di Jalan Tiga Putra, Limo, Kota Depok, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam kamar yang berada di kediamannya.
Dilaporkan bahwa kondisi tubuh korban ketika ditemukan berada dalam posisi tertumpuk oleh sejumlah karpet serta pakaian.

Mengutip Tempo.co, Sagian Saprudin, selaku ketua RT setempat, mengungkapkan bahwa tubuh korban pertama kali ditemukan oleh anak-anaknya yang tengah berkunjung ke kediaman korban pada sekitar pukul 09.45 WIB.
“Informasinya terlihat ada kaki yang memar. Saat itu mereka hendak bersih-bersih menjelang Idulfitri karena rumahnya diduga sudah lama kosong. Rencananya jenazah akan dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” kata Sagian, dilansir dari Tempo.co.
Sagian menjelaskan bahwa pada saat itu anak-anak korban mendapati adanya penampakan kaki yang posisinya tengah tertimbun oleh sejumlah barang di dalam kamar.
Melihat penemuan tersebut, anak-anak korban pun langsung melaporkannya kepada warga yang tengah berada di sekitar lokasi kejadian.
“Kami tidak berani masuk lebih jauh. Kami hanya melihat ada kaki, lalu memanggil Bhabinkamtibmas untuk mengawasi. Bhabinkamtibmas kemudian menghubungi Polsek untuk menindaklanjuti,” tutur Sagian, dalam laman Tempo.co.
Dinukil dari Tempo.co, Sagian mengatakan bahwa ia tidak mencium adanya bau menyengat yang berasal dari rumah korban walaupun rumahnya berdekatan.
“Istri saya juga sering memberi makan kucing di sekitar sini, tetapi tidak mencium apa-apa. Beberapa waktu lalu kami juga bersih-bersih dan tidak ada bau,” katanya, dikutip dari Tempo.co.
Diketahui bahwa tubuh korban saat ini telah dibawa oleh pihak Kepolisian Resor atau Polres Metro Depok menuju ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut.









