Usai sebelumnya sempat dinyatakan hilang ketika tengah melaut, Sadiqin, yang merupakan seorang nelayan asal Pulo Aceh, saat ini dilaporkan terdampar di wilayah Kolombo, Sri Lanka.
“Sadiqin dilaporkan hilang pada 1 Februari 2026 lalu. Saat itu melaut menggunakan perahu motor (kecil) yang biasa disebut bot teptep,” kata Miftachuddin Tjut Adek, selaku Panglima Laot Aceh, hari Sabtu, 14 Maret 2026, dilansir dari Tempo.co.

Mengutip Tempo.co, Miftach mengungkapkan bahwa ia berhasil mengetahui keberadaan Sadiqin yang tengah terdampar di wilayah tersebut usai memperoleh informasi dari salah satu sumber yang berada di Sri Lanka.
Sadiqin dikabarkan telah dibawa ke sebuah rumah sakit yang lokasinya berjarak sekitar dua jam perjalanan dari wilayah Kolombo untuk mendapatkan penanganan medis.
“Namun, waktu pasti kapan ia ditemukan oleh pihak setempat masih belum diketahui,” ujar Miftach, dalam laman Tempo.co.
Dilaporkan bahwa informasi mengenai keberadaan Sadiqin itu telah disampaikan oleh Panglima Laot Aceh kepada pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Lampulo, Banda Aceh.
Dalam kasus ini, Sadiqin dikabarkan berangkat untuk pergi melaut pada tanggal 1 Februari 2026 lalu, yang mana saat itu ia berlayar dari Gampong Meulingge, Kecamatan Pulo Aceh, Aceh Besar.
Dinukil dari Tempo.co, pada saat pergi melaut Sadiqin menggunakan sebuah boat kecil serta hanya berangkat seorang diri.
Ketika posisinya tengah berada di laut, mesin boat kecil yang ditumpangi oleh Sadiqin diduga mengalami kerusakan, yang mana kemudian ia mulai terbawa arus laut hingga mencapai ke wilayah Sri Lanka.





