Pada hari Selasa, 24 Maret 2026, telah terjadi sebuah insiden kecelakaan pesawat Hercules C-130 yang dilaporkan jatuh di wilayah Putumayo, Kolombia.
Berdasarkan informasi yang dipubilkasikan oleh Caracol dalam laman Antara, dikutip dari Tempo.co, insiden kecelakaan pesawat itu setidaknya telah menewaskan 66 korban.

Dilaporkan bahwa dari total 66 korban tewas dalam insiden tersebut, 58 di antaranya dari Angkatan Darat Nasional, enam dari Angkatan Dirgantara Kolombia, serta dua lainnya dari Kepolisian Nasional.
Pada hari Senin, 23 Maret 2026, Angkatan Dirgantara Kolombia menyampaikan bahwa pesawat angkut militer itu diketahui jatuh beberapa saat setelah lepas landas dari kawasan dekat Puerto Leguizamo, Putumayo.
Sampai saat ini, penyebab jatuhnya pesawat tersebut belum diketahui dan masih dalam proses investigasi yang dilakukan oleh pihak otoritas setempat.
Melalui platform media sosial X, Pedro Sanchez, selaku Menteri Pertahanan Kolombia, mengungkapkan bahwa “kecelakaan tragis” itu berlangsung di wilayah Puerto Leguizamo, yang merupakan sebuah kota madya terpencil di kawasan provinsi Amazon Putumayo, dalam laman Al Jazeera, dilansir dari Tempo.co.
Sanchez menyatakan bahwa amunisi yang tengah dibawa oleh pesawat tersebut pun meledak akibat insiden kebakaran yang terjadi setelah pesawat jatuh.
Mengutip Tempo.co, kecelakaan pesawat Hercules C-130 milik Angkatan Udara Bolivia juga sempat mengalami kecelakaan pada bulan lalu, yang mana pesawat itu jatuh di kota El Alto.
Dalam insiden ini, setidaknya terdapat lebih dari 20 orang dilaporkan tewas, dengan 30 lainnya mengalami sejumlah luka.






