Menjadi salah satu minuman paling populer di dunia, kopi memiliki perkiraan konsumsi yang mencapai hingga 2,25 miliar cangkir per hari, dan diketahui telah menjadi subjek perdebatan terkait dampaknya bagi kesehatan.
Dilansir dari tempo.co, berdasarkan penelitian serta pemahaman yang keliru di kalangan masyarakat, berikut merupakan beberapa fakta dan mitos terkait pengaruh dari mengonsumsi kopi bagi kesehatan.

Fakta
- Kopi Kaya akan Nutrisi dan Antioksidan
Menurut informasi dari Healthline, di dalam kopi terdapat sejumlah kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh, seperti riboflavin (vitamin B2), niasin (vitamin B3), magnesium, kalium, serta beberapa senyawa fenolik yang berperan sebagai antioksidan.
- Kopi Dapat Menurunkan Risiko Terkenanya Diabetes Tipe 2
Menurut beberapa penelitian, pengonsumsian kopi secara teratur, baik yang mengandung kafein maupun tanpa kafein, mampu untuk mengurangi risiko terkenanya diabetes tipe 2.
Berbagai macam kandungan yang terdapat dalam kopi, seperti polifenol, magnesium, serta kromium, diduga berperan dalam memberikan peningkatan terhadap sensitivitas insulin.
Tetapi, perlu digarisbawahi juga bahwa menambahkan gula ke dalam kopi dapat menghilangkan manfaat dari kandungan tersebut.
- Kafein dalam Kopi Dapat Meningkatkan Fungsi Otak serta Metabolisme
Dilaporkan bahwa kafein, yang merupakan stimulan utama dalam kopi, bekerja dengan cara memblokir adenosin di otak, yang di mana hal itu dapat meningkatkan aktivitas neurotransmitter seperti norepinefrin serta dopamin.
Hal tersebut dapat memberikan peningkatan terhadap kewaspadaan, suasana hati, waktu reaksi, serta fungsi kognitif secara umum.
Diketahui juga bahwa kafein terbukti mampu untuk meningkatkan metabolisme serta performa pada saat melakukan olahraga dalam jangka pendek.
Mitos
- Konsumsi Kopi Dapat Menyebabkan Insomnia
Walaupun kafein merupakan stimulan yang dapat mengganggu tidur, tetapi efeknya bervariasi bagi setiap individu.
Sebaiknya hindari mengonsumsi kopi beberapa jam sebelum tidur atau sekitar 9 jam menurut sejumlah penelitian, agar dapat mengurangi gangguan tidur.
- Kopi Berbahaya untuk Ibu Hamil serta Anak-anak
Mengonsumsi kopi secara berlebihan untuk ibu hamil, yakni lebih dari 600 mg kafein per hari, dikhawatirkan dapat berdampak pada janin serta menunda kehamilan.
Tetapi, pengonsumsian dalam batas wajar, yaitu sampai dengan 300 mg atau sekitar tiga cangkir sehari, biasanya dianggap aman pada saat setelah berkonsultasi dengan dokter.
Sedangkan untuk anak-anak, konsumsi kopi dalam takaran normal, yaitu sekitar 20 hingga 200 mg, dapat memberikan peningkatan terhadap energi serta konsentrasi. Walaupun demikian, tetap perlu diperhatikan batas aman dalam mengonsumsi kopi.






