Menanggapi Tuduhan Kartel Haji tentang Korupsi Penunjukan Syarikah, Wamenhaj Merasa Kecewa

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak dituduh terlibat dalam praktik korupsi. (Sumber Foto : Kompas.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 42 Second

Karena penunjukan perusahaan penyedia layanan haji (syarikah) yang dikurangi dari delapan menjadi dua, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak dituduh terlibat dalam praktik korupsi.

(Syarikah) yang berkurang jumlahnya dari delapan menjadi dua. “Saya akan berani bilang saya dan Gus Irfan (Menhaj Mochammad Irfan Yusuf) tidak korupsi sama sekali terkait dengan syarikah,” ujar Dahnil dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Rabu (26/11/2025).

Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf siap bermubahalah karena kesal terhadap fitnah yang beredar di media sosial. (Sumber Foto : Baznas.co.id)

Dua syarikah adalah Albait Guest dan Rakeen Mashariq Al Mutamayizah Company for Pilgrim Service untuk ibadah haji 2026.

Menurut Dahnil, para kartel haji mengajukan tuduhan korupsi atau “main-main” terkait penunjukan syarikah di Arab Saudi, yang memicu protes tersebut.

“Sekarang banyak yang protes, terutama, ya saya sering menyebutnya Kartel Haji segala macam. Kenapa? Karena dua saja yang kebagian, yang lain tidak,” tuturnya.

Tantang penuduh untuk mubahalah

Setelah melakukan mubahalah doa yang benar-benar dilakukan untuk meminta laknat Allah atas mereka yang berbohong Dahnil menantang pihak yang disebutnya telah menuduh dirinya korup.

“Malah saya bilang kalau ada yang menuduh saya dan Pak Menteri (korupsi), kita bermubahalah, saya bilang. Saya tidak ikut campur, Pak Menteri tidak ikut campur, semuanya kami biarkan pada proses alamiah,” kata Dahnil.

Pada penyelenggaraan haji 1447 Hijriah atau 2026, yang berkurang dari tahun sebelumnya, ada pihak yang menentang penunjukan syarikah, kata Dahnil.

“Ada yang bercanda begini, kalau delapan syarikah, bagi-baginya banyak, yang menikmati banyak. Kalau dua syarikah, cuma dua itu, maka ada yang protes,” ucapnya.

Dahnil menyatakan bahwa dia dan Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf siap bermubahalah karena kesal terhadap fitnah yang beredar di media sosial.

“Kalau kami dituduh main-main, korupsi, segala macam, ayo kita bermubahalah. Saya yang tewas, saya yang menderita kalau saya korupsi, atau Anda yang menuduh yang korupsi,” tuturnya.

Setelah menolak tuduhan korupsi syarikah, Dahnil menantang pihak yang dituduh untuk membuktikan melalui mubahalah.

“Kita bermubahalah. Kalau fakta kamu itu dibayar, maka kamu akan sengsara dunia dan akhirat. Kalau tuduhan saya itu salah, saya yang sengsara dunia akhirat,” tuturnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today