TNI Bersiap untuk Melindungi Jemaah Haji Tahun 2026 dengan Pasukan Tambahan

Mabes TNI menyiapkan dan melatih sejumlah anggota untuk berperan sebagai pelindung jemaah (Linjam). (Sumber Foto : Antara)
0 0
Read Time:1 Minute, 42 Second

Untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, Mabes TNI menyiapkan dan melatih sejumlah anggota untuk berperan sebagai pelindung jemaah (Linjam).

Menurut Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah, ini merupakan bagian dari persiapan TNI untuk membantu menjaga keamanan jemaah selama haji.

Petugas haji TNI-Polri itu dibuat atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto setelah evaluasi kinerja dan tanggung jawab. (Sumber Foto : Liputan6.com)

“Perlu saya sampaikan bahwa Mabes TNI saat ini TNI telah menyiapkan dan mengikutsertakan pelatihan personel sebagai Linjam untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji,” kata Kapuspen TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah saat dikonfirmasi, Rabu (14/1/2026).

Aulia tidak memberi tahu berapa banyak staf yang akan dilibatkan dalam proyek ini; namun, jumlah personel akan disesuaikan dengan permintaan pemerintah.

“Pada prinsipnya, TNI siap mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam rangka memberikan perlindungan dan rasa aman bagi jemaah haji Indonesia, sesuai dengan tugas perbantuan dan ketentuan yang berlaku,” tegas dia.

Menurut Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak, jumlah petugas haji dari TNI dan Polri meningkat hingga dua kali lipat pada tahun ini.

Menurut Dahnil, keputusan untuk menambah petugas haji TNI-Polri itu dibuat atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto setelah evaluasi kinerja dan tanggung jawab.

“Jumlahnya dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Jadi memang amanah Presiden Prabowo menginginkan unsur TNI Polri itu ditambah karena evaluasi setiap tahun kinerja petugas haji dari unsur TNI Polri itu bagus kerjanya,” kata Dahnil di Asrama Haji Jakarta, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (8/1/2026).

Prabowo bermaksud memberikan penghargaan kepada TNI-Polri dengan menambah personel untuk pelaksanaan haji 2026, kata Dahnil.

“Tanggung jawab, disiplin dan sebagainya. Nah oleh sebab itulah Presiden ingin memberikan apresiasi dan kami dari Kementerian Haji yang baru juga ingin memberikan apresiasi,” ucapnya.

Kemenhaj ingin memastikan bahwa para petugas haji dapat menunjukkan integritas dan kekompakan saat menjalankan tugas Prabowo di Tanah Haram, Madinah, dan Mekkah.

“Kami ingin memperbaiki itu semuanya dengan pendekatan-pendekatan kerja tim yang kuat,” kata Danil.

Oleh karena itu, Kemenhaj menyelenggarakan diklat petugas haji selama sebulan dengan konsep semi-militer yang melibatkan TNI dan Polri.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today