Usai Terjadinya Insiden Lubang Galian Roboh, Tambang Emas Ilegal di Serage Ditutup Polisi

Sebuah tambang emas ilegal di kawasan Gunung Kongbawi, Lombok Tengah, NTB, telah ditutup polisi. (Source: Dok. Polres Lombok Tengah)
0 0
Read Time:1 Minute, 23 Second

Dilaporkan bahwa sebuah tambang emas ilegal yang lokasinya berada di kawasan Gunung Kongbawi, Desa Serage, Praya Barat Daya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah ditutup oleh pihak Kepolisian Resor atau Polres Lombok Tengah.

Aksi penutupan tambang emas ilegal oleh pihak kepolisian ini berlangsung usai adanya insiden lubang galian yang roboh hingga mengakibatkan terlukanya tiga orang penambang.

Penutupan ini berlangsung usai adanya insiden lubang galian roboh hingga melukai tiga orang penambang. (Source: Istimewa via Wartabumigora.id)

Mengutip Tempo.co, Inspektur Dua Aswina, selaku Kapolsek Praya Barat Daya, mengungkapkan bahwa dari sejumlah korban dalam insiden robohnya lubang galian di tambang ilegal tersebut, salah satu di antaranya mengalami patah kaki.

“Penutupan ini dilakukan setelah terjadi ambruknya lubang galian yang mengakibatkan tiga orang penambang terluka,” kata Aswina melalui keterangan tertulisnya, hari Selasa, 13 Januari 2026, dilansir dari Tempo.co.

Aswina menyampaikan bahwa wilayah yang dijadikan sebagai tempat penambangan emas ilegal itu letaknya berada di area hutan produksi milik Pemerintah Provinsi atau Pemprov NTB.

Dikabarkan bahwa kondisi tanah yang terdapat di sekitar kawasan tersebut memiliki tekstur yang sangat labil sehingga berisiko tinggi terjadinya peristiwa tanah longsor.

Setelah proses penutupan galian tambang emas ilegal itu berlangsung, pihak kepolisian langsung membubarkan sejumlah penambang yang tengah berada di sekitar lokasi.

Selain itu, pihak kepolisian juga diketahui telah memasang garis polisi yang bertujuan agar dapat mencegah masyarakat sekitar kembali melakukan kegiatan yang sama.

Dinukil dari Tempo.co, usai penutupan tambang ilegal tersebut, Polres Lombok Tengah bakal meningkatkan aktivitas patroli serta pengawasan di sekitar area Gunung Kongbawi.

“Kami akan tingkatkan patroli dan pengawasan. Jika masih ada yang melakukan penambangan ilegal, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Aswina, dalam laman Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today