Setidaknya 40 Orang Tewas Akibat Serangan Gabungan Israel-AS ke Area Permukiman di Iran

Israel-AS lancarkan serangan udara gabungan ke area permukiman di ibu kota Iran, Teheran. (Source: Anadolu via Metrotvnews.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 8 Second

Pada hari Senin malam, 9 Maret 2026, telah terjadi sebuah insiden serangan udara gabungan yang diluncurkan oleh Amerika Serikat bersama Israel ke area perumahan di Teheran, Iran, hingga mengakibatkan setidaknya 40 orang tewas, berdasarkan laporan yang dipublikasikan oleh kantor berita Tasnim.

Menurut informasi yang dirilis oleh Anadolu pada hari Selasa, 10 Maret 2026 dikutip dari Tempo.co, laporan tersebut juga menyatakan bahwa serangan gabungan itu membidik area yang lokasinya berada di sekitar Resalat Square, Teheran.

Serangan gabungan ini mengakibatkan setidaknya 40 orang tewas. (Source: Ilustrasi/BBC World via Detik.com)

Dikabarkan bahwa konflik yang tengah terjadi antara Israel-AS dengan Iran telah mengalami peningkatan sejak serangan gabungan yang berlangsung pada 28 Februari 2026 lalu.

Dalam serangan tersebut, terdapat sebanyak lebih dari 1.200 jiwa yang dilaporkan tewas, meliputi di antaranya adalah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, berdasarkan pernyataan dari pihak otoritas Iran.

Menanggapi insiden tersebut, Iran pun membalasnya dengan melancarkan sejumlah serangan pesawat tak berawak atau drone serta rudal ke beberapa negara Teluk yang di dalamnya terdapat aset militer AS.

Dinukil dari Tempo.co, pada hari Selasa, 10 Maret 2026, Abbas Araghchi, selaku Menteri Luar Negeri Iran, sempat menyatakan bahwa pihaknya siap untuk terus melanjutkan serangan.

Melalui siaran stasiun televisi PBS News, Abbas Araghchi menjelaskan bahwa negaranya bakal siap untuk tetap melanjutkan serangan rudal, dan juga negosiasi bersama dengan AS sudah tidak lagi menjadi bagian dari agendanya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today