Setidaknya 1 Orang Tewas dan 6 Lainnya Luka Akibat Bentrokan Dua Kelompok di Maluku Tenggara

Telah terjadi sebuah peristiwa bentrok antar kelompok pemuda di Desa Danar, Kei Kecil Timur Selatan, Maluku Tenggara, Maluku. (Source: Ilustrasi/Timesmaluku.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 29 Second

Pada hari Kamis malam, 26 Maret 2026, telah terjadi sebuah peristiwa bentrok antar kelompok pemuda yang lokasinya berlangsung di wilayah Desa Danar, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku.

Peristiwa bentrok tersebut dibenarkan oleh Komisaris Besar Rositah Umasugi, selaku Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Maluku.

Insiden ini diawali pada saat adanya kesalahpahaman antara kelompok pemuda Kompleks Ohoitom dengan Kompleks Danar Ternate. (Source: Ilustrasi/Beritabanten.com)

“Situasi saat ini berangsur kondusif,” kata Rositah melalui keterangan tertulis, hari Sabtu, 28 Maret 2026, dilansir dari Tempo.co.

Mengutip Tempo.co, insiden ini diawali pada saat adanya kesalahpahaman yang muncul antara kelompok pemuda Kompleks Ohoitom dengan kelompok pemuda Kompleks Danar Ternate.

Hal tersebut kemudian menjadi pemicu ketegangan antara massa yang lebih besar sampai pada akhirnya terjadi aksi saling lempar.

Rosita mengungkapkan bahwa pada saat setelah pihak kepolisian tiba di lokasi kejadian, ketegangan sempat mereda dan kondisi sekitar kembali tenang.

“Namun kembali terjadi eskalasi pada dini hari hingga menyebabkan bentrokan lanjutan,” ujar Rositah, dalam laman Tempo.co.

Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Polda Maluku, setidaknya terdapat tiga personel kepolisian yang mengalami sejumlah luka akibat peristiwa bentrok antar kelompok pemuda ini.

Dilaporkan bahwa sejumlah korban luka dari pihak kepolisian di antaranya yakni Komisaris Djufri Jawa, selaku Wakil Kepala Kepolisian Resor Maluku Tenggara; Ajun Komisaris Barry Talabessy, selaku Kepala Satuan Reserse Kriminal Maluku Tenggara; serta Brigadir Dua Siswanto Sofyan, selaku personel Satuan Samapta.

Kemudian, dari pihak masyarakat dikabarkan ada tiga orang yang menjadi korban luka dalam peristiwa bentrok ini, yaitu FFH (22), MSS (17), serta AAR (37).

Dinukil dari Tempo.co, Rositah menyebut, selain korban luka, dari pihak masyarakat juga terdapat satu orang yang menjadi korban tewas, yakni FAR (25).

Peristiwa bentrok ini juga menyebabkan setidaknya tiga rumah terbakar, empat rumah rusak berat, hingga satu unit sepeda motor hangus terbakar.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today