Dalam Insiden Kebakaran SPBE di Bekasi, Korban Luka Dilaporkan Bertambah Jadi 17 Orang

Telah terjadi sebuah insiden kebakaran yang diiringi dengan ledakan di SPBE Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi. (Source: Okezone)
0 0
Read Time:1 Minute, 23 Second

Pada hari Rabu, 1 April 2026 lalu, telah terjadi sebuah insiden kebakaran yang diiringi dengan ledakan di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji atau SPBE Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi.

Berdasarkan data yang telah dicatat oleh pihak Kepolisian Resor atau Polres Metro Bekasi Kota, terdapat sejumlah korban terluka akibat insiden kebakaran dan ledakan di wilayah tersebut.

Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Kusumo Wahyu Bintoro menyebut, jumlah korban luka bertambah jadi 17 orang. (Source: Disway.id)

Mengutip Tempo.co, Komisaris Besar Kusumo Wahyu Bintoro, selaku Kapolres Metro Bekasi Kota, mengungkapkan bahwa sampai dengan saat ini, jumlah korban yang terdampak insiden kebakaran dan ledakan di SPBE itu sebanyak 17 orang.

“Sampai saat ini, ada 17 orang yang sedang mendapatkan perawatan. Sebagian mengalami luka bakar di atas 50 persen, dan satu di antaranya dalam kondisi cukup kritis,” kata Kusumo di lokasi kejadian, hari Kamis, 2 April 2026.

Kusumo menyampaikan bahwa sehari sebelumnya, pihak kepolisian melaporkan ada 14 korban yang terkena dampak dari insiden tersebut.

Tetapi, ia menyebut, jumlah ini mengalami penambahan pada saat setelah pihak kepolisian memperoleh informasi terkait lima korban lainnya.

“Sementara data kami menunjukkan ada 17 korban yang dirawat di rumah sakit. Data ini akan terus kami perbarui melalui posko,” ucap Kusumo, dalam laman Tempo.co.

Dinukil dari Tempo.co, sampai saat ini pihak kepolisian dikabarkan masih terus melakukan pendataan terhadap seluruh korban yang terdampak serta pemantauan kondisi mereka selama dirawat di rumah sakit.

Dilaporkan bahwa di lokasi kejadian, pihak kepolisian telah mendirikan posko yang dijadikan sebagai sarana pusat informasi serta tempat koordinasi untuk sejumlah warga yang terdampak.

“Saat ini fokus utama kami adalah keselamatan para korban. Semua data akan terus diperbarui melalui posko,” ujar Kusumo, dikutip dari Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today