Ada 21 RS Sentinel yang Bakal Disiagakan Kemenkes untuk Mendeteksi Hantavirus di Indonesia

Untuk mengidentifikasi penyebaran hantavirus tipe HFRS di Indonesia, Kemenkes bakal siagakan 21 rumah sakit sentinel. (Source: Ilustrasi/iNews Media Group)
0 0
Read Time:1 Minute, 40 Second

Untuk mengidentifikasi penyebaran hantavirus tipe HFRS di wilayah Indonesia, ada 21 rumah sakit sentinel yang bakal disiagakan oleh pihak Kementerian Kesehatan atau Kemenkes di 20 provinsi.

Setelah mendapati informasi terkait kontak erat dari klaster hantavirus di kapal pesiar MV Hondius, Andi Saguni, selaku Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung bertindak cepat.

Kemenkes bertindak cepat usai mendapat informasi kontak erat dari klaster hantavirus di kapal pesiar MV Hondius. (Source: Ilustrasi/Bloombergtechnoz.com)

Mengutip Tempo.co, agar dapat mencegah terjadinya wabah hantavirus, pihak Kemenkes telah menyiagakan 198 rumah sakit jejaring pengampuan infeksi emerging dengan 21 di antaranya adalah rumah sakit sentinel penyakit infeksi emerging atau PIE yang tersebar di 20 provinsi.

“Tujuan daripada rumah sakit sentinel ini adalah aktif melakukan surveillance. Jadi jika ada pasien masuk di rumah sakit tersebut, kami melakukan pengamatan bahwa kuning itu bukan hanya karena penyakit hati, bukan hanya karena leptospirosis,” ucap Andi melalui konferensi pers, hari Senin, 11 Mei 2026, dilansir dari Tempo.co.

Dalam kasus hantavirus ini, Andi menyampaikan bahwa terdapat salah satu gejala yang patut untuk diwaspadai, yaitu timbulnya warna kuning di bagian tubuh pasien.

Hal ini dikarenakan, gejala tersebut kerap kali dikaitkan dengan leptospirosis atau yang biasa dikenal sebagai penyakit hati.

Agar dapat mengetahui jenis virus apa yang tengah dialami oleh seorang pasien, Andi menyebut, penggunaan tes PCR bisa dilakukan untuk menemukan perbedaannya.

“Pemeriksaan PCR ini merupakan pemeriksaan yang kita butuhkan. Karena PCR ini jika memang positif, baik tipe HFRS maupun tipe HPS, itu kan harus diketahui strain-nya lebih lanjut melalui pemeriksaan tersebut,” kata Andi, dalam laman Tempo.co.

Sekadar informasi, hantavirus yang saat ini telah ditemukan di wilayah Indonesia merupakan jenis yang berbeda dari kasus di kapal pesiar MV Hondius.

Dinukil dari Tempo.co, Andi mengemukakan bahwa hantavirus yang ditemukan di wilayah Indonesia memiliki tipe Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome atau HFRS dengan strain seoul virus.

Sementara itu, untuk kasus hantavirus yang terjadi di dalam kapal pesiar MV Hondius merupakan tipe Hanta pulmonary Syndrome atau HPS dengan strain andes virus.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today