Akibat Hujan Berdurasi Panjang, Tiga Kecamatan di Lombok Barat Terendam banjir

Akibat hujan berdurasi panjang, tiga kecamatan di Lombok Barat, NTB terendam oleh banjir. (Source: IST)
0 0
Read Time:2 Minute, 9 Second

Akibat diguyur hujan dengan durasi panjang, tiga kecamatan di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat terendam oleh banjir.

Ilham, selaku Penjabat Bupati Lombok Barat, mengungkapkan bahwa sungai meluap dan menggenangi ratusan kediaman milik warga di Kecamatan Labuapi, Kediri, serta Gerung.

“Banjir terjadi secara simultan,” katanya saat meninjau posko pengungsian di Kantor Camat Labuapi, Lombok Barat, pada Selasa, 11 Februari 2025, seperti dikutip dari Antara.

Pihak petugas evakuasi masih melakukan pendataan terhadap jumlah total penduduk yang terdampak banjir. (Source: Dok. Basarnas Mataram)

Dilansir dari tempo.co, Ilham mengatakan bahwa pihak petugas evakuasi masih melakukan pendataan terhadap jumlah total penduduk yang terkena dampak akibat bencana banjir itu.

Dilaporkan bahwa saat ini terdapat sekitar 340 kepala keluarga berasal dari Labuapi yang masuk ke dalam pendataan sementara.

Kemudian, sebanyak 250 keluarga tercatat di Desa Bajur, dan 40 keluarga di Kuranji. Sedangkan untuk 50 keluarga lainnya berada di Desa Karang Bongkot.

Dikabarkan bahwa posko pengungsian akan didirikan oleh pemerintah Lombok Barat yang berlokasi di Kantor Camat Labuapi dalam jangka waktu lima hari ke depan, mengingat masih terdapat kemungkinan risiko cuaca ekstrem yang disebabkan bibit siklon tropis sampai dengan La Nina.

Diketahui juga bahwa posko tersebut akan menjadi pusat distribusi bantuan kepada para warga yang terkena dampak bencana banjir.

Awalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG telah memberikan laporan akan adanya potensi curah hujan lebih dari 50 milimeter yang terjadi pada tanggal 11-20 Februari 2025 di sebagian wilayah Nusa Tenggara Barat.

Hal tersebut memiliki arti bahwa pada dasarian kedua bulan ini, akan ada banyak wilayah di NTB yang masih memiliki curah hujan tinggi dengan level waspada, siaga, serta awas.

Saat ini, tim BMKG tengah melakukan pemantauan terhadap pergerakan sejumlah siklon yang telah mempengaruhi kondisi cuaca di Indonesia belakangan ini.

Berdasarkan sebuah keterangan resmi yang dikeluarkan oleh BMKG pada hari Senin pagi, 10 Februari 2025, terdapat tiga sistem siklon yang tengah aktif di sekitar wilayah Indonesia.

Menurut informasi tersebut, siklon tropis Taliah terlihat tengah berada di Samudera Hindia. Memiliki titik pusat yang berada 1.580 kilometer di arah barat daya Bengkulu.

Dilaporkan bahwa pada hari Senin, kecepatan angin maksimum siklon ini dapat mencapai 35 knots atau 65 kilometer per jam, diiringi dengan tekanan udara minimum 995 hektopascal (hPa).

BMKG juga diketahui telah melakukan pengamatan terhadap bibit siklon tropis 93W yang berada di Laut Cina Selatan, tetapi pusaran angin ini diperkirakan tidak akan membesar.

Diketahui bahwa yang saat ini tengah menjadi sorotan utama yaitu bibit siklon 96S yang terdeteksi berada di sebelah selatan Nusa Tenggara Timur (NTT), atau di Samudra Hindia barat Australia Barat. Bibit siklon ini kemungkinan bakal menjadi siklon tropis dengan kategori sedang hingga tinggi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today