Tidak pernah terbayangkan oleh Sara Campos bahwa dia akan menjadi bagian dari kegiatan amal milik Tony Hawk. Campos berusia 23 tahun terpilih untuk kelas pertama dalam program fellowship ‘The Skatepark Project’. Program ini melakukan pelatihan terhadap 12 penggemar skateboard dari berbagai kalangan kedalam pengorganisasian masyarakat dan proyek manajemen untuk membangun sebuah skatepark di lingkungan mereka.
Dilansir dari kiro7.com, Campos mengatakan bahwa ini merupakan sebuah mimpi yang menjadi kenyataan, berawal dari kegemarannya dalam membuat desain di atas kertas untuk ditunjukkan kepada orang tuanya. “Melakukan hal seperti itu lagi, tetapi untuk kali ini dilakukan secara nyata, merupakan salah satu kejadian yang tidak pernah terpikirkan akan terjadi.” Ini persis seperti apa yang Tony Hawk bayangkan ketika meluncurkan kegiatan ini.
Tony Hawk mengatakan bahwa dengan adanya program ini ia berharap dapat melibatkan anak-anak agar mereka menyadari bahwa suara mereka dapat memberikan pengaruh kepada sebuah perubahan. Tony Hawk merupakan seorang skater profesional yang berhasil memenangkan 73 kejuaran pada usianya yang ke 25 tahun dan juara dunia vert skating 12 tahun berturut-turut di tahun 1980-an dan 1990-an.
“Gaya saya sangat mekanis sehingga menjadikan saya sebagai orang buangan di dalam komunitas skate, tetapi saya mulai mendapatkan rasa identitas dan komunitas di skatepark,” ujar Hawk. Hawk sekarang sering melihat berbagai macam ras dan jenis kelamin berkumpul ketika dia mengunjungi skatepark. Ini merupakan sebuah bagian dari perubahan yang ia harapkan dan dapat dikembangkan dengan pekerjaan nirlaba yang dilakukannya.

‘The Skatepark Project’ merupakan proyek milik Tony Hawk yang mulanya dikenal sebagai ‘Tony Hawk Foundation’ pada tahun 2002. Proyek ini didanai dari kemenangan Tony Hawk sebesar $125.000 pada saat mengikuti acara ‘Who Wants to Be a Millionaire’ edisi selebriti. Hawk percaya bahwa beasiswa ini dapat membantu untuk mengatasi ketidaksetaraan rasial dan memberikan kesempatan bagi generasi baru dalam memimpin minoritas.
Campos menyampaikan bahwa program ini telah memberikan mereka pengetahuan yang lebih dalam mengenai sejarah dari dunia skateboard serta segala hal yang telah dilakukan olahraga ini untuk mereka.






