Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 merupakan sebuah pertemuan puncak yang akan dihadiri oleh seluruh kepala Negara/Pemerintahan anggota G20. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, bahwasannya hari ini setidaknya sudah ada 16 kepala negara yang mengkonfirmasi untuk bakal hadir dalam KTT G20 tersebut, yang direncanakan pada tanggal 15-16 November di Bali.
“Kepala Negara yang datang sampai hari ini ada 16. Kita akan, masih menunggu satu atau dua Kepala Negara lagi yang mungkin datang. Tetapi, Kepala Negara besar saya lihat semua sudah hadir,” kata Luhut saat konferensi pers di Bali, Senin (7/11/2022).
Dikutip dari CNN Indonesia, Menko Luhut menyebut kepala negara Amerika Serikat dan China sudah konfirmasi bakal hadir. Berbeda halnya dengan Rusia. Rusia dengan Kepala Pemerintahan Pladimir Putin belum ada konfirmasi untuk bisa hadir pada kegiatan KTT G20 di Bali pada tanggal 15-16 November 2022 yang akan datang. Karena itu, Luhut belum bisa memastikan kepala negara Rusia yakni Vladimir Putin bakal hadir atau tidak dalam puncak KTT G20 di Bali. “Yang di tengah-tengah (Rusia) kita belum tahu. Kita masih tunggu jawabannya,” ujar Menko Luhut.
Menko Luhut lalu menjelaskan bahwa begitu banyak kepala negara yang akan hadir lantaran Presiden Jokowi begitu dihormati di mata dunia. Menurutnya, faktor Jokowi sangat menentukan para kepala negara ingin hadir langsung dan tidak diwakilkan dalam KTT G20 di Bali. Bahkan, mendekati KTT G20, Jokowi juga harus menghadiri pertemuan bilateral dengan berbagai negara.
“Saya kira, itu satu wujud bagaimana orang, negara-negara lain melihat Presiden Jokowi itu dihormati sebagai presiden yang mampu membawa Indonesia kepada posisi yang seperti sekarang ini,” kata Luhut. (Ukthi Muthi’ah)






