Turbulensi Pesawat ‘Hawaiian Airlines’, Sekitar 36 Penumpang Terluka Diantaranya Mengalami Luka Serius

Turbulensi pesawat Hawaiian Airlines, menyebabkan 36 terluka dan diantaranya mengalami luka serius. (Photo: GettyImages/Brittany Murray)
0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

Pada hari Minggu, penerbangan Hawaiian Airlines mengalami “turbulensi parah” dalam penerbangan dari Phoenix menuju Honolulu, yang menyebabkan 36 orang terluka dengan 20 orang dibawa ke ruang gawat darurat. Layanan Medis Darurat Honolulu menyatakan bahwa sebelas pasien berada dalam kondisi serius. Salah satu korban yang dibawa ke rumah sakit adalah seorang anak berusia 14 bulan.

Dilansir dari edition.cnn.com, Honolulu EMS melaporkan bahwa luka-luka pasien meliputi cedera kepala yang serius, laserasi, memar dan kehilangan kesadaran. Maskapai Hawaiian Airlines menyatakan bahwa maskapainya akan “mendukung semua penumpang & karyawan yang terkena dampak” dan memantau situasi, termasuk tiga anggota kru mereka yang terluka.

Hawaiian Airlines berkata melalui Twitter, “perawatan medis diberikan kepada beberapa tamu & kru di bandara untuk cedera ringan sementara beberapa orang dengan cepat diangkut ke rumah sakit setempat untuk perawatan lebih lanjut.” Turbulensi terjadi sekitar 15 hingga 30 menit sebelum pesawat melakukan pendaratan di Honolulu, dengan 278 penumpang dan 10 awak pesawat di dalamnya.

EMS dan American Medical Response memberikan respon keadaan darurat di Bandara. (Photo: Associated Press)

Tepat setelah pukul 11 waktu setempat pada hari Minggu pagi, EMS dan American Medical Response menanggapi “keadaan darurat korban massal” di Bandara Internasional Daniel K. Inouye.

Menurut Administrasi Penerbangan Federal, Hawaiian Airlines Penerbangan 35 dengan jenis pesawat Airbus 330, melaporkan turbulensi sekitar pukul 10.35 pagi Waktu Standar Hawaii. Berdasarkan pernyataan dari seorang mahasiswi berusia 18 tahun, mengatakan bahwa awalnya terasa seperti turbulensi normal, namun, guncangan meningkat dengan cepat.

“Rasanya seperti jatuh bebas,” ujar Jacie Hayata-Ano kepada CNN, menggambarkan dirinya terangkat dari kursi dengan sabuk pengaman yang masih terpasang. Setelah berakhirnya guncangan tersebut, Hayata-Ano mengatakan bahwa seorang awak kapal datang dan meminta bantuan tenaga medis atau anggota militer untuk membantu penumpang yang terluka.

Hayata-Ano menambahkan, “saya bersyukur bahwa ada orang-orang yang melangkah maju dan membantu karena beberapa staf membutuhkannya.” “Semua orang saling membantu satu sama lain. Saling memeriksa dan mengambil barang.” Maskapai Hawaiian Airlines tengah melakukan “pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat” sebelum mengoperasikan kembali pesawat tersebut.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today