Angkatan Laut China dan Rusia Latihan Maritim Bersama

Kerjasama Maritim 2022, latihan gabungan China dan Rusia yang berlangsung selama seminggu. (Photo: Anadolu Agency)
0 0
Read Time:1 Minute, 44 Second

Pada hari Rabu, China dan Rusia akan bergabung dalam latihan angkatan laut bersama yang dilakukan dalam kurun waktu selama seminggu di Laut China Timur, menurut pernyataan dari Kementerian Pertahanan Rusia, pada saat kedua mitra meningkatkan kerja sama di Pasifik barat yang semakin tegang.

Dilansir dari edition.cnn.com, pernyataan tersebut menyatakan bahwa “bagian aktif dari latihan itu akan mencakup penembakan rudal dan artileri bersama terhadap target udara, penembakan artileri terhadap target laut, dan mempraktikkan tindakan anti-kapal selam bersama dengan penggunaan senjata secara praktis.”

Pada Latihan angkatan laut yang disebut sebagai Kerjasama Maritim 2022, Armada Pasifik Rusia akan menampilkan kapal utamanya yaitu kapal penjelajah Varyag, kapal fregat dan dua korvet, serta untuk Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China akan mengerahkan dua kapal perusak, dua kapal patroli, kapal pasokan multiguna, dan kapal selam diesel, sesuai dengan pernyataan tersebut.

Latihan bersama ini akan dimulai pada tanggal 21 hingga 27 Desember 2022. (Photo: GettyImages/Sun Zifa)

“Tujuan utama latihan ini adalah untuk memperkuat kerja sama angkatan laut antara Federasi Rusia dan Republik Rakyat China dan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik,” menurut pernyataan tersebut. Diketahui pesawat terbang milik China juga akan ikut andil dalam latihan ini.

China hingga saat ini menolak untuk secara langsung mengutuk serangan Rusia yang tidak beralasan terhadap Ukraina sambil meningkatkan bantuan ekonomi kepada negara tetangganya, melakukan peningkatan terhadap perdagangan bilateral ke tingkat rekor yang menjadikannya sebuah anugerah bagi bisnis Rusia di tengah sanksi barat.

Pengumuman Rusia tersebut diumumkan beberapa hari setelah Jepang memberitahukan akan meningkatkan anggaran pertahanannya dan akan memperoleh persenjataan jarak jauh, dengan alasan meningkatnya ancaman terhadap lingkungan keamanan Jepang.

China dan Rusia termasuk di dalam ancaman tersebut dan latihan yang akan datang menjadi pertanda meningkatnya kerja sama China-Rusia di sekitar Jepang, yang telah meliputi latihan udara bersama di dekat wilayah udara Jepang serta mengelilingi pulau-pulau utama Jepang oleh armada gabungan China-Rusia di tahun 2021.

Pada bulan Juni, dilaporkan bahwa pihak Tokyo melacak delapan kapal perang Rusia dan China di dekat perairannya selama seminggu. Para analis mencatat pada saat itu aktivitas militer China dan Rusia merupakan kekhawatiran bagi Jepang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today