Joe Biden Mengumumkan Bantuan Persenjataan Sebesar Rp 28 Triliun Untuk Ukraina

Bantuan persenjataan senilai Rp 28 triliun untuk Ukraina yang diumumkan oleh Joe Biden. (Photo: Reuters/Gleb Garanich)
0 0
Read Time:1 Minute, 44 Second

Seorang pejabat Amerika Serikat memberikan pernyataan kepada CNN bahwa, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, diperkirakan akan mengumumkan tambahan bantuan pertahanan kepada Ukraina sekitar Rp 28 triliun, selama kunjungan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky ke Gedung Putih. Bantuan signifikan dari Amerika Serikat ini akan dipimpin oleh sistem pertahanan rudal patriot yang menjadi salah satu bagian dari paket tersebut.

Dilansir dari edition.cnn.com, ada dua bantuan yang akan dikirimkan Amerika Serikat, yang pertama ada sistem rudal Patriot. Sistem pertahanan yang kompleks, akurat, dan mahal, digambarkan sebagai “standar emas” pertahanan udara Amerika Serikat. Sistem rudal yang sangat dijaga oleh NATO ini, dibutuhkan sekitar hampir 100 orang dalam satu batalion yang dilatih dengan benar untuk setiap persenjataannya.

Pengumuman bantuan persenjataan untuk Ukraina, diberitahukan pada saat kunjungan Presiden Ukraina ke Gedung Putih. (Photo: TVN Poland)

Bantuan yang kedua merupakan sebuah amunisi berpemandu presisi untuk jet milik Ukraina. Ukraina, dan Rusia, sebagian besar dilengkapi dengan amunisi yang “bodoh”, ditembakkan dengan cara yang kasar ke arah target. Ukraina telah dipersenjatai dengan lebih banyak artileri dan rudal presisi seperti Howitzer dan HIMARS.

Dalam kesepakatan baru ini kemungkinan akan mencakup pasokan kit panduan, atau Joint Direct Attack Munitions (JDAMs), sebuah perlengkapan yang dapat digunakan Ukraina untuk dipasangkan pada rudal atau bom tanpa panduan mereka.

Dengan dipasangnya teknologi tersebut, pasukan Kyiv akan mendapatkan peningkatan akurasi dan kecepatan dalam membakar amunisi. Bantuan sebesar Rp 28 triliun tersebut diharapkan dapat mendanai penggantian dan stok amunisi.

Dua paket utama dari bantuan ini diperkirakan dapat mempengaruhi jalannya perang. Ancaman Rusia paling kuat saat ini adalah pemboman infrastruktur energi yang dilakukan secara terus menerus. Hal tersebut telah menjerumuskan kota-kota ke dalam kegelapan hingga 12 jam sehari, serta membuat musim dingin menjadi lebih dingin dan tak tertahankan bagi beberapa masyarakat, dengan harapan untuk meredam semangat Ukraina yang tinggi.

Sistem pertahanan udara Patriot dapat menghentikan sejumlah besar rudal dan drone Rusia, meskipun Ukraina sendiri pada hari Senin, sudah melaporkan tingkat keberhasilan yang tinggi dengan mencegat 30 dari 35 rudal yang diluncurkan oleh Rusia. Patriot merupakan teknologi terbaik yang dimiliki oleh NATO untuk membantu Ukraina memenangkan perang atau diharapkan dapat menahan serangan Rusia.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today