Hari Ini Akan Mengalami Cuaca Ekstrim di Jabodetabek , Pelabuhan Merak Bakal Ditutup?

Publik ramai memperbincangkan akan adanya badai dahsyat pada (28/12/2022) di kawasan Jabodetabek. (Photo : Kompas.com/Rasyid Ridho)
0 0
Read Time:1 Minute, 47 Second

Publik ramai memperbincangkan akan adanya badai dahsyat pada (28/12/2022) di kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi (Jabodetabek).

Peneliti BRIN, Erma Yulihastin, membeberkan potensi cuaca ekstrem pada (28/12/2022), Ia menyebut badai dahsyat dari laut akan melanda kawasan daratan.

“Siapa pun Anda yang tinggal di Jabodetabek dan khususnya Tangerang atau Banten.

Mohon bersiap dengan hujan ekstrem dan badai dahsyat pada (28/12/2022),” ulis Erma di Twitternya @EYulihastin pada Senin (26/12/2022).

Calon pengguna jasa dan operator Pelabuhan Merak diminta berhati-hati saat berlayar dalam cuaca buruk, karena berbahaya untuk keselamatan.

Saat ini, Selasa saja, (27/12/2022), ketinggian gelombang mencapai 1,5 meter dengan kecepatan anginnya 20 knot.

Saat Pelabuhan Merak ditutup pada Kamis (22/12/2022) lalu, ketinggian gelombang mencapai 2,5 meter hingga 3 meter dan kecepatan anginnya berkisar 25 knot hingga 40 knot.

Jika cuaca kembali memburuk di Selat Sunda, kondisi berbahaya bagi pelayaran, serta kapal sulit sandar, maka Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bekauhani  akan ditutup. (Photo : freepik.com)

“Data dari BMKG, cuaca maritim di Selat Sunda emang perlu kewaspadaan, terutama adalah tinggi gelombang dan juga kecepatan angin dan arus laut,” ujar Kepala BPTD Wilayah VIII Banten , Handjar Dwi Antoro, Selasa (27/12/2022).

Jika cuaca kembali memburuk di Selat Sunda, kondisi berbahaya bagi pelayaran, serta kapal sulit sandar, maka Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bekauhani  akan ditutup seperti Kamis, (22/12/2022), yang berhenti beroperasi sejak pukul 19.00 WIB hingga 00.00 WIB atau selama lima jam.

“Nanti apabila gelombang dan kecepatan angin terus meningkat dan berisiko terhadap pelayaran kapal, maka akan dilakukan penundaan pelayaran sampai cuaca membaik,” terangnya.

Pantau Cuaca di Situs Resmi BMKG Pengguna jasa penyeberangan juga diminta selalu memantau prakiraan cuaca melalui akun resmi milik BMKG. Jika cuaca buruk, lebih baik tidak memaksakan perjalanannya.

Kemudian, sebelum menyeberang, harus membeli tiket yang bisa dilakukan secara online, sehingga tidak mengantre saat akan masuk ke dalam pelabuhan.

“Kami mengimbau kepada para pemudik agar bersikap bijak dalam melakukan perjalanannya, khususnya di saat cuaca buruk, sekaligus ikut memantau prakiraan cuaca yang dirilis oleh BMKG sebelum melakukan perjalanan,” jelasnya. (Ukhti Muti’ah)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today