Pada hari Rabu, telah terjadi kebakaran di sebuah Kasino di Kamboja, menurut petugas penyelamat Thailand, para korban dilaporkan melompat dari gedung-gedung yang terbakar dalam upaya untuk melarikan diri dari kebakaran yang mematikan.
Dilansir dari edition.cnn.com, para petugas penyelamat menyampaikan bahwa sekitar 11 orang tewas, namun, jumlah korban tewas diperkirakan dapat meningkat lebih tinggi akibat kobaran api di Grand Diamond City Hotel and Casino di Poipet, wilayah yang berbatasan dengan Thailand.
Pemimpin tim penyelamat Thailand, Patcharin Thaenthong, yang menjawab panggilan darurat dari pihak berwenang Kamboja, berkata bahwa beberapa korban meninggal dikarenakan menghirup asap.

“Ketika kami tiba, kami tidak bisa masuk karena api sudah mengambil alih (sebagian besar) bangunan,” ujar Patcharin. Menurut pihak berwenang, sekitar 700 warga Thailand telah diselamatkan dan dikirim ke rumah sakit di Thailand untuk mendapatkan perawatan.
Peerapan Srisakorn, dari Yayasan Penyelamatan Aranyaprathet, berkata bahwa dia melihat beberapa orang melompat dari gedung yang terbakar. “Dua orang langsung meninggal ketika mereka menyentuh tanah dan sekitar empat hingga lima (orang lainny) patah kaki,” ujar Peerapan.
Peerapan juga menyampaikan bahwa dia melihat sekitar sembilan mayat lagi berada di dalam gedung. Peerapan memperkirakan api berasal dari restoran di lantai bawah sebelum menyebar ke bagian lain dari bangunan tersebut.
“Beberapa orang berlari ke atap, (berpikir) bahwa orang-orang Kamboja mungkin memiliki derek penyelamat untuk membantu, tetapi mereka tidak memilikinya,” tambah Peerapan.
Peerapan menambahkan bahwa kondisi cuaca kemungkinan telah membantu api menyebar. “Tadi malam sangat berangin.” “Api menyebar dengan cepat ke lantai atas dan kemudian ke setiap sisi, menelan seluruh bangunan.” Patcharin, pemimpin penyelamatan, menyampaikan bahwa dia masih bisa melihat asap dalam jumlah besar, namun, tidak lagi melihat api.
Komisaris Polisi Provinsi Banteay Meanchey, Mayor Jenderal Sithi Loh, melaporkan bahwa sekitar 300 polisi, 11 truk pemadam kebakaran dan beberapa helikopter telah dikerahkan.
Mayor Jenderal Sithi Loh menambahkan bahwa penyebab kebakaran hingga saat ini masih belum jelas, dikarenakan tata letak hotel yang sempit dan ditinggikan, menyulitkan untuk sepenuhnya meniai status kobaran api.







