Pada hari Senin, sekitar 40 juta warga yang berada di Texas hingga West Virginia tengah dalam peringatan cuaca musim dingin dikarenakan sebuah sistem telah memperkirakan curah hujan yang tinggi, lapisan es yang signifikan dan udara yang sangat dingin, serta kemungkinan terkenanya radang dingin yang cepat di beberapa wilayah.
Dilansir dari edition.cnn.com, Pusat Prediksi Cuaca Layanan Cuaca Nasional mengungkapkan bahwa akumulasi es diduga akan terjadi di sekitar 15 negara bagian.
Menurut pusat tersebut, “jumlah total hujan beku dapat menjadi signifikan di beberapa bagian Texas tengah, Oklahoma barat daya, Arkansas tengah, dan Tennessee barat, di mana lebih dari seperempat inci akumulasi es diperkirakan akan terjadi.
Selain itu, peluang rendah hingga sedang untuk pertambahan es selama tiga hari lebih dari setengah inci ada di beberapa bagian Texas tengah dan Arkansas.”
Dilaporkan hingga hari Rabu, hujan musim dingin akan datang dalam beberapa gelombang di seluruh wilayah, walaupun akan ada kemungkinan jeda dalam cuaca aktif, kondisi jalanan akan tetap licin selama cuaca ini berlangsung dikarenakan dinginnya suhu udara.
Suhu udara dingin diperkirakan bisa mencapai 45 derajat di bawah nol, dan udara dingin yang paling dingin dapat mengakibatkan radang dingin hanya dalam kurun waktu 10 menit.

Sejak Senin pagi, wilayah Austin tengah dilanda hujan yang membekukan, dengan embun beku yang akan terjadi pada larut malam hingga pertengahan pagi, saat suhu udara berada dititik paling dingin. Dallas juga diduga akan mengalami peningkatan embun beku dari spersepuluh inci menjadi seperempat inci.
Hujan salju sekitar satu inci dan es sekitar dua sepersepuluh inci diperkirakan akan terjadi di Oklahoma City. Sedangkan, di wilayah Springfield, Missouri, akan dilanda hujan salju dan es setinggi satu inci, serta akumulasi es hingga sepersepuluh inci di wilayah St. Louis.
Badan cuaca tersebut juga memperingatkan bahwa, “salju akan mengakibatkan berkurangnya jarak pandang dan salju/es akan menghasilkan kondisi mengemudi yang berbahaya.”
Cuaca yang buruk diduga menjadi faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan mematikan pada akhir pekan lalu di Carbon County, Wyoming. Kecelakaan tersebut mengakibatkan tewasnya satu orang dan melukai beberapa orang lainnya.






