Melalui akun Instagram resmi persija ia diperkenalkan ke public pada selasa (31/1/2023).
Pesija menjadikan Witan Sulaeman sebagai rekrutan teranyarnya pada bursa transfer paruh musim kali ini.
Pemain muda kelahiran Palu, Sulawesi Tengah ini, memilih persija Jakarta sebagai tempat untuk melanjutkan karirnya.
Di level timnas, Witan sudah memperkuat timnas U-19 hingga timnas senior. Ia banyak berkontribusi dalam mempersembahkan beberapa pencapaian untuk Indonesia seperti gelar juara Piala AFF U-22 2019, medali perak SEA Games 2019 dan peringkat kedua Piala AFF 2020.
Di level klub, Witan mengawali karier profesionalnya di klub Liga 2 Indonesia PSIM pada tahun 2019, dan kemudian berlabuh ke Eropa dengan bergabung bersama klub Liga Serbia FK Radnik Surdulica pada tahun berikutnya.

Bersama Radnik Surdulica, Witan mencatatkan dua laga dengan total 71 menit bermain, dan pada tahun 2021 witan juga sempat ke Liga Polandia Lechia Gdansk.
Akan tetapi, belum genap setahun dan tanpa berlaga dengan Lechia, Witan dipinjamkan ke klub Liga Slovakia FK Senica, Bersama senica ia menjalankan 12 pertandingan juga berhasil menorehkan empat gol dan satu assist.
Masih di Liga Slovakia, perjalanan Witan berikutnya berlanjut ke klub AS Trencin, Di klub ini, menit bermainnya semakin banyak dengan 14 kali penampilan (458 menit bermain) dan membuahkan empat gol.
Menit bermain menjadi faktor Witan Sulaeman balik ke Indonesia, Witan menyusul Egy yang sebelumnya berlabuh ke Dewa United setelah mencicipi hangantanya bangku cadangan atau minimnya menit bermain di eropa.
Ditambah Indra sjafri juga menegaskan bahwa”lebih baik rutin main di Indonesia daripada minim jam terbang di Eropa.
Sedangkan di Indonesia, klub macan kemayoran tidak segan untuk menebus kedatangannnya walaupun saat ini Witan masih memiliki kontrak selama dua tahun dengan klub sebelumnya.
Di persija Witan akan dikontrak selama 3,5 musim oleh persija hingga musim 2025/2026 mendatang. (Rifaldi Chandradinata)





