Wanita di Sumatera Selatan Potong Alat Kelamin Selingkuhannya, Alasannya Paksa Untuk Berhubungan Intim

Kekerasan Seksual Di Lakukan Akibat Memaksa Selingkuhan Dalam Berhubungan Intim, Terjadi di Sumatera Selatan Oleh Pelaku Wanita. (Photo: Pexels.com/Nikolaos Dimou)
0 0
Read Time:1 Minute, 38 Second

Seorang wanita berinisial AST (28 tahun) nekat memotong alat kelamin selingkuhannya yang berinisial OG (28 tahun) di sebuah hotel yang berada di Kota Sibolga, Sumatera Utara, Sabtu 25 Februari 2023. AST dengan OG merupakan pasangan selingkuh yang keduanya sama-sama telah memiliki pasangan yang sah.

Berdasarkan data yang diperoleh, awalnya kedua sejoli itu berjanji untuk bertemu di sebuah hotel, di Kota Sibolga. AST merupakan warga Kabupaten Tapanuli Selatan dan OG merupakan warga Mandailing Natal, Sumatera Utara dan mereka memutuskan bertemu di Padangsidimpuan untuk selanjutnya pergi ke Sibolga Bersama – sama.

Kemudian, OG mengajak AST untuk berhubungan intin. Namun, AST menolak karena sakit hati atas ucapan OG kepada AST. Karena itu, OG mengancam menyebarkan video mesem mereka di media sosial. “Pelaku mengaku diajak korban melakukan hubungan intim. Tetapi, pelaku menolak untuk memenuhinya, karena merasa tersingggung dengan ucapan korban”, sebut Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja, Minggu 26 Februari 2023.

Inisial AST Wanita Asal Padang yang Menjadi Pelaku Menyayat Alat Vital Pria Selingkuhannya. (Photo: Editor.id)

Taryono mengatakan, setelah menerima laporan peristiwa tersebut, pihak kepolisian langsung turun ke lokasi dan mengamankan pelaku. AST kemudian mengakui perbuatannya, dengan memotong alat vital selingkuhannya menggunakan senjata tajam. Mereka (OG dan AST) bukanlah pasangan suami isteri.

Mereka janji ketemu di Kota Padangsidimpuan, untuk pergi Bersama ke Sibolga,” tutur Taryono. Dalam keadaan kritis, petugas kepolisian dibantu pihak hotel
mengevakuasi korban ke rumah sakit tersekat, untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Akibat penganiayaan tersebut, korban menderita luka serius pada bagian alat vitalnya, dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Metta Medika Sibolga,”
ucap Taryono. Terpisah, pengelola hotel, Evi Wahyuni Siregar, mengaku tidak mendengar ada suara keributan dari dalam kamar yang ditempati keduanya. Sehingga, tidak mengetahui persis kejadian tersebut.

Usai AST memotong alat kelamin korban, AST meminta tolong kepada pihak hotel. Kemudian, petugas masuk ke dalam kamar hotel dilihat OG sudah berlumuran darah dan dalam keadaan kritis. “Mereka mengaku pasangan suami isteri pada saat chek in. mereka mengaku dari kota Padangsidimpuan dan hendak berangkat ke Pulau Nias,” Tutur Evi. (Ukthi Muthi’ah)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today